Semarak Kolaborasi bersama Yayasan Indonesia Setara, Dompet Dhuafa Targetkan Setengah Juta Jiwa Penerima Manfaat Indonesia pada Ramadan 1446 H

Konferensi Pers Kolaborasi Kebaikan Sambut Ramadan 1446 H dan Penandatanganan Kerja Sama antara Dompet Dhuafa dan Yayasan Setara Indonesia, Jumat (21/2/2025).

JAKARTA — Bulan Ramadan selalu menjadi momentum penuh keberkahan bagi setiap insan, terutama umat Islam di seluruh dunia. Bulan suci ini tidak hanya menjadi ajang untuk meningkatkan ibadah, tetapi juga sebagai wujud nyata kepedulian sosial. Namun, Ramadan 1446 H kali ini bertepatan dengan tantangan ekonomi yang cukup berat, seperti menurunnya daya beli kelas menengah bawah dan meningkatnya angka kemiskinan. Hal ini mendorong Dompet Dhuafa untuk mengambil peran strategis dalam mengelola dana dari para donatur agar bermanfaat bagi penerima manfaat.

Untuk itu, Dompet Dhuafa menginisiasi berbagai program pemberdayaan unggulan selama Ramadan. Pada Jumat (21/2/2025) Dompet Dhuafa menggelar Konferensi Pers dengan tajuk “Berzakat, Kerennya Gak Ada Obat!” di Corner 28, Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Dalam kesempatan yang sama, digelar pula Penandatanganan Kerja Sama antara Dompet Dhuafa dan Yayasan Indonesia Setara.

Andriansyah sebagai Ketua Ramadan 1446 H Dompet Dhuafa memaparkan target penghimpunan sekaligus target penerima manfaat melalui program unggulan Ramadan 1446 H Dompet Dhuafa, Jumat (21/2/2025).
Andriansyah sebagai Ketua Ramadan 1446 H Dompet Dhuafa memaparkan target penghimpunan sekaligus target penerima manfaat melalui program unggulan Ramadan 1446 H Dompet Dhuafa Jumat 2122025

Hitungan jari memasuki Ramadan 1446 H, Dompet Dhuafa menargetkan kurang lebih setengah juta alias 500 ribu jiwa penerima manfaat/masyarakat Indonesia yang akan merasakan keberkahan Ramadan. Andriansyah selalu Ketua Ramadan 1446 H Dompet Dhuafa memaparkan program-program unggulan yang akan dijalankan selama Ramadan.

Program unggulan tersebut antara lain Dakwah Melintas Batas, Ramadan di Palestina, Muliakan Anak Yatim, Sadar Kebersihan Makam di Bulan Ramadan (SEKAR), Pasar Berkah, hingga Pos Mudik Ramah Keluarga. Selain itu, program reguler berbasis Ziswaf juga terus digulirkan untuk memastikan zakat mampu menjadi solusi dalam mengangkat kesejahteraan para mustahik.

Baca juga: Berzakat, Kerennya Gak Ada Obat! Serunya Insan Dompet Dhuafa Sambut Ramadan 1446 H

Pada Konferensi Pers Ramadan “Berzakat, Kerennya Gak Ada Obat”, Jumat (21/2/2025), Dompet Dhuafa turut mengundang awak media dan blogger untuk hadir pada acara tersebut.
Pada Konferensi Pers Ramadan Berzakat Kerennya Gak Ada Obat Jumat 2122025 Dompet Dhuafa turut mengundang awak media dan blogger untuk hadir pada acara tersebut

Pada Ramadan tahun ini, Andriansyah menambahkan bahwa Dompet Dhuafa mengusung tema “Berzakat, Kerennya Gak Ada Obat!”, yang mengadopsi istilah populer di kalangan generasi muda dan Gen Z. Tema ini merepresentasikan bahwa berzakat bukan sekedar kewajiban, namun juga aksi keren yang mampu membantu mustahik bangkit dan berdaya.

Selain program sosial dan kemudahan layanan zakat, Dompet Dhuafa juga mendorong keterlibatan masyarakat luas dalam berbagai aksi kebaikan. Dengan semakin banyaknya kolaborasi dan keterlibatan berbagai pihak, diharapkan gerakan sosial di Ramadan 1446 H ini semakin berdampak besar bagi kesejahteraan umat.

Salah satunya Dompet Dhuafa juga memperkuat kolaborasi dengan sejumlah Mitra Pengelola Zakat (MPZ) yang tersebar di seluruh Indonesia untuk memastikan pendistribusian zakat lebih merata dan tepat sasaran. Pada konferensi pers itu juga dilakukan penandatanganan kerja sama dengan Yayasan Indonesia Setara (YIS) sebagai salah satu MPZ Dompet Dhuafa.

Penandatanganan Kerja Sama antara Dompet Dhuafa dan Yayasan Setara Indonesia sebagai Mitra Pengelola Zakat (MPZ) Dompet Dhuafa oleh Ahmad Juwaini selaku Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika dan Roestandi Tsamanov sebagai Ketua Yayasan Indonesia Setara.
Penandatanganan Kerja Sama antara Dompet Dhuafa dan Yayasan Setara Indonesia sebagai Mitra Pengelola Zakat MPZ Dompet Dhuafa oleh Ahmad Juwaini selaku Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika dan Roestandi Tsamanov sebagai Ketua Yayasan Indonesia Setara
Penandatanganan kerja sama antara Dompet Dhuafa dan Yayasan Indonesia Setara, Jumat (21/2/2025).
Penandatanganan kerja sama antara Dompet Dhuafa dan Yayasan Indonesia Setara Jumat 2122025

Yayasan Indonesia Setara didirikan pada tahun 2010 atas gagasan Sandiaga Uno. Yayasan ini lahir dari keyakinan bahwa Indonesia, sebagai bangsa yang besar, harus mampu sejajar dengan negara-negara lain, terutama dalam bidang ekonomi. Melalui yayasan ini, diharapkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia memiliki peluang yang setara dengan usaha-usaha besar lainnya.

“Ini adalah kolaborasi yang kita harapkan dapat meningkatkan dan lebih banyak pengelolaan zakat yang bermanfaat dan berkah. Dengan kolaborasi ini bisa kita capai memberikan kesejahteraan bagi masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi. Mudah-mudahan kita sinergi multisektor, terus berinovasi dan ‘Berzakat Kerennya Gak Ada Obat!’ ini sebuah inovasi, kita harus tingkatkan kesadaran partisipasi publik dan ekosistem ini setelah dibangun harus berkelanjutan,” ujar Sandiaga Salahuddin Uno dalam Talkshow Kolaborasi Kebaikan Dompet Dhuafa.

Baca juga: Sambut Ramadan, Dompet Dhuafa Gelar ‘Blind Concert’ di Yogyakarta Bersama Panji Sakti

Talkshow Kolaborasi Kebaikan pada Konferensi Pers Ramadan “Berzakat, Kerennya Gak Ada Obat” yang dihadiri oleh Ahmad Juwaini selaku Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika, Waryono Abdul Ghafur sebagai Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Republik Indonesia dan Sandiaga Salahuddin Uno, Pegiat Sosial dan Filantropi serta Bobby P Manullang, General Manager Jaringan Dompet Dhuafa.
Talkshow Kolaborasi Kebaikan pada Konferensi Pers Ramadan Berzakat Kerennya Gak Ada Obat yang dihadiri oleh Ahmad Juwaini selaku Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika Waryono Abdul Ghafur sebagai Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Republik Indonesia dan Sandiaga Salahuddin Uno Pegiat Sosial dan Filantropi serta Bobby P Manullang General Manager Jaringan Dompet Dhuafa
Talkshow Kolaborasi Kebaikan pada Konferensi Pers Ramadan “Berzakat, Kerennya Gak Ada Obat” yang dihadiri oleh Ahmad Juwaini selaku Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika, Waryono Abdul Ghafur sebagai Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Republik Indonesia dan Sandiaga Salahuddin Uno, Pegiat Sosial dan Filantropi serta Bobby P Manullang, General Manager Jaringan Dompet Dhuafa.
Talkshow Kolaborasi Kebaikan pada Konferensi Pers Ramadan Berzakat Kerennya Gak Ada Obat yang dihadiri oleh Ahmad Juwaini selaku Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika Waryono Abdul Ghafur sebagai Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Republik Indonesia dan Sandiaga Salahuddin Uno Pegiat Sosial dan Filantropi serta Bobby P Manullang General Manager Jaringan Dompet Dhuafa

Lebih lanjut, Sandiaga Uno bersama Yayasan Setara Indonesia siap untuk melahirkan pemberdayaan ekonomi melalui kolaborasi yang digagas hari ini.

“Saya siap untuk mendukung Dompet Dhuafa, berkolaborasi menciptakan peluang usaha untuk masyarakat Indonesia, saya yakin dengan kolaborasi ini hisa kita capai untuk pemberdayaan ekonomi,” sambung Sandiaga Uno.

Sementara itu, Waryono Abdul Ghafur sebagai Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Republik Indonesia memberikan pandangannya mengenai potensi zakat dan wakaf di bulan Ramadan 2025. Menurutnya, zakat dan wakaf memiliki peran strategis dalam menguatkan upaya pengentasan kemiskinan.

“Dalam mengoptimalkan potensi filantropi Islam guna mendukung pembangunan sosial dan ekonomi umat, bagaimana pendistribusian harta itu tidak terjadi di kelompok tertentu, maka zakat ini menjadi salah satu solusinya, karena meningkatkan pendayagunaan harta untuk orang orang yang memang patut tumbuh, sehingga keadilan dan kesetaraan itu akan mudah terwujud,” kata Waryono.

Yayasan Indonesia Setara resmi menjadi MPZ Dompet Dhuafa, dan siap mendukung pengelolaan serta pendistribusian zakat yang lebih efektif dan masif.
Yayasan Indonesia Setara resmi menjadi MPZ Dompet Dhuafa dan siap mendukung pengelolaan serta pendistribusian zakat yang lebih efektif dan masif

Baca juga: Dompet Dhuafa Gelorakan Semangat Berbagi di Festival Semesta Sambut Ramadan 1446 H

Ahmad Juwaini selaku Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika menjelaskan bagaimana Dompet Dhuafa mengelola dana dari kolaborasi kebaikan masyarakat dnegan transparansi dan akuntabilitas guna memastikan manfaatnya tepat sasaran. Ia juga memaparkan bagaimana Dompet Dhuafa yang telah hadir selama 32 tahun, menyasar lebih dari tiga juta penerima manfaat pada tahun 2024, dan di Ramadan 1446 H ini Dompet Dhuafa akan menghimpun donasi Rp 141 miliar.

“Ini merupakan kesempatan untuk memperluas amal baik pengelolaan filantropi dan zakat apalagi di bulan Ramadan ini untuk banyak membantu orang-orang, ini jadi kesempatan kita untuk melayani orang yang memiliki kecukupan dana yang mau berzakat di bulan Ramadan, untuk berbuat baik sekaligus memberikan kesempatan orang-orang untuk berkembang dan terbantu oleh kita semua,” kata Ahmad Juwaini.

Konferensi Pers Kolaborasi Kebaikan Sambut Ramadan 1446 H dan Penandatanganan Kerja Sama antara Dompet Dhuafa dan Yayasan Setara Indonesia, Jumat (21/2/2025).
Konferensi Pers Kolaborasi Kebaikan Sambut Ramadan 1446 H dan Penandatanganan Kerja Sama antara Dompet Dhuafa dan Yayasan Setara Indonesia Jumat 2122025

Ramadan bukan hanya tentang ibadah individu, tetapi juga tentang memperkuat solidaritas dan kepedulian terhadap sesama. Dengan berbagai inisiatif yang dijalankan, Dompet Dhuafa berharap masyarakat dapat semakin sadar akan pentingnya zakat, infak, sedekah, dan wakaf sebagai solusi untuk mengatasi tantangan sosial dan ekonomi di Indonesia. (Dompet Dhuafa)

Teks dan foto: Anndini Dwi Putri
Penyunting: Dhika