Tak Terhalang Medan Terjal, Dompet Dhuafa dan Masjid Jenderal Sudirman Hadirkan Kurban ke Dusun Merak Situbondo

Woman in a navy hijab shows pink meat chunks from a woven basket to a young boy outdoors near trees and farming gear.

SITUBONDO, JAWA TIMUR — Jarum jam sudah melewati angka sembilan malam, namun riuh rendah di salah satu sudut Dusun Merak, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, belum juga surut. Di bawah lampu di sebuah wilayah yang akses listriknya baru saja masuk, belasan orang masih sibuk dengan pisau di tangan. Mereka adalah para warga dan relawan yang masih bahu-membahu mencacah daging dan mengabaikan rasa lelah yang menyambangi pundak sejak pagi hari.

Kehadiran mereka di dusun yang terisolasi membawa satu misi penting, memastikan amanah kurban dari Masjid Jenderal Sudirman (MJS) tersampaikan dengan sempurna kepada masyarakat yang membutuhkan.

Tahun ini, MJS merajut kolaborasi kemanusiaan bersama Dompet Dhuafa melalui Program Tebar Hewan Kurban (THK). Amanah yang dititipkan tercatat sebanyak delapan ekor hewan setara doka (domba/kambing). Di kota besar, angka ini mungkin sekadar angka pelaporan, namun di ujung paling timur Pulau Jawa ini, setiap ekornya menjadi berkah yang sangat dinantikan.

“Kemarin itu seru sekali, proses pemotongannya benar-benar maraton dari seharian penuh sampai larut malam,” kenang Paqih, Tim Partnership Dompet Dhuafa yang mengawal langsung proses di lapangan.

Baca juga: Tembus Pelosok Situbondo, Bahagianya Warga Dusun Merak Sambut Tebar Hewan Kurban

Man holding a white sheep on a raised platform during a Kurban Series event at Masjid Jenderal Sudirman; banner and onlookers visible in the background.

Dompet Dhuafa memang berkomitmen penuh untuk memastikan pendistribusian jatuh ke daerah yang benar-benar membutuhkan. Akibat medan antarrumah cukup berjauhan, proses distribusi terpaksa berlanjut menembus kegelapan malam. Menggunakan sepeda motor hingga berjalan kaki, tim lapangan dan warga terus bergerak hingga keesokan paginya agar bungkusan daging kurban bisa menyapa setiap pintu rumah warga yang jarang sekali menikmati protein hewani.

Kehadiran Dompet Dhuafa yang konsisten menyapa pelosok ini pun membekas mendalam di hati masyarakat setempat. Kolaborasi jangka panjang ini dirasakan langsung dampaknya sebagai jembatan kebaikan yang berkelanjutan.

“Iya, terima kasih masyarakat sini sudah senang ada Dompet Dhuafa ke sini. Ya, semoga tahun depan bisa ke sini lagi,” tutur salah seorang warga penerima manfaat sembari tersenyum penuh syukur saat menerima paket daging kurban.

Baca juga: Dompet Dhuafa Salurkan Daging Kurban untuk 800 Warga Sawang Aceh Utara

Butcher weighing a cut of meat on a scale with piled meat in the background.

Melihat dedikasi luar biasa dari para relawan di lapangan serta senyum warga Dusun Merak, Tim Partnership Dompet Dhuafa menyampaikan rasa takzim dan terima kasih yang mendalam atas konsistensi dan kepercayaan yang diberikan oleh Masjid Jenderal Sudirman.

“Terima kasih banyak telah mempercayakan amanat kurbannya melalui Dompet Dhuafa. Niat baik dari para mitra tersebut telah sangat membantu banyak dari saudara-saudara kita yang kurang beruntung dan hidup dalam keterbatasan,” ungkap Pakih.

Lewat kolaborasi bersama MJS, Dompet Dhuafa kembali membuktikan bahwa seberat apa pun medan fisik di lapangan, amanah kebaikan akan selalu menemukan jalannya untuk sampai ke tangan mereka yang berhak. (Dompet Dhuafa)

Teks dan foto: Roseta
Penyunting: Dhika