JAKARTA – Setelah resmi melepas relawan kemanusiaan Indonesia yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla pada Jumat (29/8/2025) lalu, Dompet Dhuafa kembali menguatkan perannya dalam perjuangan rakyat Palestina. Hari ini, Selasa (02/09/2025), lembaga kemanusiaan itu memberangkatkan tim kemanusiaan khusus untuk mengawal langsung perjalanan bantuan untuk warga Gaza, Palestina.
Ketua Pengurus Dompet Dhuafa, Ahmad Juwaini, yang memimpin langsung aksi ini. Ia didampingi oleh GM Kesehatan Dompet Dhuafa, dr. Yeni Purnamasari dan Manager Marketing Communication Dompet Dhuafa, Dedi Fadlil. Selain itu, turut serta dua jurnalis nasional: Dwi Nardi Rusdi (Kompas TV) dan Rizki Baiquni Pratama (Kumparan.com) .
Mereka berangkat dari Jakarta menuju Tunisia, titik penting pelepasan kapal-kapal kemanusiaan menuju Gaza. Tunisia juga akan menjadi tempat berkumpulnya para pemimpin lembaga kemanusiaan dunia. Kehadiran Dompet Dhuafa dalam forum internasional ini menjadi momen strategis untuk memperkuat solidaritas antarbangsa dalam memperjuangkan hak dan kemerdekaan rakyat Palestina.

Sementara itu, terdapat dua relawan lainnya yang sudah lebih dulu berangkat ke Tunisia untuk menjalani pembekalan khusus. Kedua relawan inilah yang nanti akan tergabung dalam kapal kemanusiaan yang membawa bantuan menuju Gaza, Palestina. Sehingga, dalam aksi yang tergabung dalam Indonesia Global Peace Convoy (IGPC) ini, Dompet Dhuafa mengirimkan tujuh utusan yang akan membawa amanah besar masyarakat Indonesia.
IGPC merupakan gerakan kemanusiaan yang dikoordinir oleh Sumud Nusantara. IGPC-Sumud Nusantara sendiri merupakan bagian dari Global Sumud Flotilla, gerakan kemanusiaan dunia yang terdiri dari 44 negara dengan mengerahkan 72 armada kapal untuk menembus blokade Israel di Gaza.
Baca juga: Kuatkan Spiritual dan Aksi, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama untuk Negeri Sekaligus Pelepasan Relawan Kemanusiaan Untuk Palestina
Indonesia, dalam hal ini Sumud Nusantara, sudah menyiapkan delapan armada kemanusiaan yang dikerahkan misi ke Gaza ini. Armada ini akan berlayar menuju Gaza melalui Laut Mediterania, dengan tujuan utama menembus blokade Israel yang selama bertahun-tahun menutup akses bantuan kemanusiaan bagi rakyat Palestina.
“Ini yang masyarakat titipkan kepada Dompet Dhuafa, sebenarnya bukan hanya harta, tapi juga simbol, titipan solidaritas dan harapan bersama untuk membela Palestina,” ungkap Ahmad menegaskan amanah yang diemban lembaganya.

Baca juga: Dompet Dhuafa Terus Mendukung Kepedulian Untuk Palestina
Sementara itu, para jurnalis yang ikut akan melaporkan langsung setiap perkembangan misi, agar masyarakat Indonesia dan dunia mendapat informasi akurat mengenai perjuangan kemanusiaan ini. Ia juga berpesan kepada masyarakat Indonesia untuk juga turut aktif menyuarakan dan mengabarkan aksi ini.
“Kami mengajak masyarakat Indonesia untuk tidak berhenti di doa dan dukungan saja, tapi juga ikut menyiarkan kabar tentang aksi-aksi kemanusiaan ini agar dunia tahu bahwa Palestina tidak sendiri,” ujar salah satu jurnalis menyampaikan pesannya.
Sebelum keberangkatan, Dompet Dhuafa telah menggelar kegiatan “Tausiah, Zikir, dan Doa untuk Negeri”. Kegiatan ini menjadi ruang doa bersama untuk keselamatan para relawan, kelancaran misi ke Gaza, dan kebaikan bagi bangsa Indonesia. Doa dipanjatkan agar perjuangan di Palestina mendapatkan pertolongan Allah SWT dan membuahkan hasil nyata.

Setelah pelepasan bantuan, berikut dua relawan Dompet Dhuafa yang ikut di dalam kapal menuju Gaza, sebagian lainnya akan melanjutkan perjalanan ke Yordania, tempat dimana banyak pengungsi Palestina berada. Di lokasi pengungsian, Dompet Dhuafa akan menyapa langsung warga Palestina, menyampaikan bantuan, dan menghadirkan semangat bahwa masyarakat Indonesia akan selalu bersama mereka dalam perjuangan panjang ini.
Misi Global Sumud Flotilla yang ikut dikawal Dompet Dhuafa ini bukan hanya pengiriman bantuan dan harapan. Lebih besar dari itu, tujuan utamanya adalah menembus dan membuka blokade Gaza yang diberlakukan Israel, sekaligus melakukan advokasi di tingkat dunia. Harapannya, setelah blokade terbuka, jalur distribusi bantuan kemanusiaan akan lebih luas dan berkelanjutan, serta masyarakat dunia tersentuh hatinya untuk ikut membela kemanusiaan di Palestina.
Langkah ini melanjutkan rekam jejak panjang Dompet Dhuafa dalam membantu Palestina. Lembaga ini telah beberapa kali menghadirkan armada ambulans di Gaza, mendistribusikan paket pangan, serta menghadirkan layanan kesehatan darurat bagi korban agresi Zionis Israel. Kini, dengan turut serta dalam IGPC–Sumud Nusantara–Global Sumud Flotilla, Dompet Dhuafa memperluas perannya hingga ke forum diplomasi kemanusiaan global.
Selain itu, Dompet Dhuafa ingin menunjukkan bahwa perjuangan kemanusiaan tidak mengenal batas negara. Dari Indonesia, pesan solidaritas dikirimkan ke dunia. Yuk! ikut terlibat dalam aksi kemanusiaan bersama Dompet Dhuafa dengan berdonasi melalui http://digital.dompetdhuafa.org/donasi/jagapalestina. (Dompet Dhuafa)
Teks dan Foto : Riza Muthohar
Penyunting : Dhika

