JAKARTA — Kepedulian terhadap para penyintas bencana di Sumatra terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat. Pada Selasa (26/03/2026), komunitas otomotif Chevy Spin Indonesia juga turut menyalurkan donasi kemanusiaannya sebesar Rp13.586.541 melalui Dompet Dhuafa untuk membantu masyarakat terdampak bencana Sumatra. Donasi diserahkan langsung di kantor pusat Dompet Dhuafa, Gedung Philanthropy Building, Jakarta Selatan.
Donasi tersebut merupakan hasil penggalangan kepedulian anggota komunitas Chevy Spin Indonesia yang dikenal mengusung semangat kebersamaan melalui slogan One CSI One Family. Sebagai komunitas pecinta Chevrolet Spin yang berdiri sejak 2013, Chevy Spin Indonesia tidak hanya aktif dalam kegiatan otomotif, tetapi juga secara konsisten menghadirkan aksi sosial dan solidaritas kemanusiaan di berbagai momentum.
Perwakilan Chevy Spin Indonesia, Sonny, menyampaikan bahwa bantuan ini lahir dari semangat kekeluargaan yang selama ini menjadi identitas komunitas.
“Kami meyakini bahwa solidaritas tidak berhenti pada hubungan antaranggota komunitas, tetapi juga harus hadir untuk masyarakat yang sedang menghadapi ujian. Donasi ini adalah bentuk kepedulian keluarga besar Chevy Spin Indonesia untuk saudara-saudara kita di Sumatra. Semoga dapat membantu meringankan kebutuhan mereka dalam masa pemulihan,” ujar Sonny Morrison.

Baca juga: Harapan yang Dinanti, Aksi Bersih-Bersih Fasum Hidupkan Kembali Ruang Kelas Pascabencana Sumatra
Dimas Muttakhin selaku Community Relation Dompet Dhuafa mengatakan bahwa setiap dukungan dari komunitas memiliki arti penting dalam memperkuat respons kemanusiaan di lapangan. Ia juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Chevy Spin Indonesia dalam menyalurkan amanah kemanusiaan ini.
“Alhamdulillah, kontribusi dari komunitas seperti rekan rekan Chevy Spin Indonesia menunjukkan bahwa kepedulian sosial dapat tumbuh dari berbagai ruang. Insyaallah amanah ini akan kami salurkan untuk mendukung kebutuhan mendesak para penyintas bencana di Sumatra, khususnya pada dukungan di masa pemulihan ini,” ujar Dimas Muttakhin.
Pada akhir tahun 2025, sejumlah wilayah di Sumatra menghadapi bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan cuaca ekstrem yang berdampak pada ratusan ribu keluarga. Kondisi tersebut mendorong berbagai pihak untuk terus menguatkan solidaritas sosial agar proses pemulihan masyarakat terdampak dapat berjalan lebih cepat.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi inspirasi bahwa komunitas memiliki peran besar dalam menghadirkan perubahan sosial. Di tengah tantangan pascabencana, gotong royong menjadi energi penting untuk membantu masyarakat bangkit kembali. (Dompet Dhuafa)
Teks dan foto: Riza Muthohar, Dimas Muttakhin
Penyunting: Dhika

