TASIKMALAYA, JAWA BARAT — Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa cabang Jawa Barat menerima penghargaan dari UPTD Puskesmas Kawalu, Tasikmalaya, pada Senin (23/03/2026). Penghargaan ini diberikan langsung oleh Kepala UPTD Puskesmas Kawalu, Dokter Budy Nugraha MM.Kes, kepada Kepala LKC Jawa Barat, Filly Muharani di Kelurahan Karsamenak, Kawalu, Tasikmalaya.
Penghargaan ini diberikan karena Dompet Dhuafa telah berkontribusi dan bekerja sama dengan para stakeholder dalam Program Kampung Sehat Sanitasi (Sehati) di Karsamenak. Ini menjadi bentuk apresiasi atas komitmen LKC dalam menjalankan intervensi kesehatan lingkungan, khususnya dalam peningkatan akses sanitasi layak, serta percepatan Program Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS).
Pada bulan Juli hingga Desember 2025, LKC Dompet Dhuafa telah menyalurkan stimulan pembangunan 96 unit Jamban Sehat bagi 96 Kepala Keluarga (KK) di Kelurahan Karsamenak. Program ini dirancang sebagai langkah strategis untuk memperkuat perubahan perilaku hidup bersih dan sehat sekaligus menurunkan risiko penyakit berbasis lingkungan.
Budy Nugraha selaku Kepala Puskesmas Kawalu menyampaikan apresiasinya atas kontribusi Dompet Dhuafa di wilayah unit kerjanya.
Baca juga: Dompet Dhuafa Terima Penghargaan dari Kemenkes RI atas Dedikasi Bantu Tangani Korban Gempa Turki

“Kami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada LKC Dompet Dhuafa Jawa Barat atas dukungan dan kontribusinya dalam Program Kampung Sehati melalui stimulan 96 unit Jamban Sehat di Kelurahan Karsamenak tahun 2025. Bantuan ini merupakan langkah nyata dalam meningkatkan akses sanitasi layak bagi masyarakat serta mendukung percepatan Stop BABS dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Semoga kolaborasi ini terus terjalin dan memberikan manfaat yang berkelanjutan,” ujarnya.
Di sisi lain, Kepala LKC Dompet Dhuafa Jawa Barat, Filly Muharani, menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil sinergi berbagai pihak dalam menghadirkan perubahan yang berdampak langsung pada masyarakat.

“Penghargaan ini adalah bukti bahwa kerja sama lintas sektor antara lembaga sosial, pemerintah, dan masyarakat mampu menghadirkan perubahan signifikan bagi kualitas kesehatan masyarakat. Intervensi akses sanitasi layak dan percepatan Stop BABS menjadi bagian dari komitmen kami dalam memperkuat kesehatan lingkungan secara berkelanjutan,” ujar Filly Muharani.
Baca juga: LKC Dompet Dhuafa Raih Penghargaan pada Deklarasi Pilar Ke-1 STOP BABS Kelurahan Kalodran
Kolaborasi ini juga menegaskan pentingnya pendekatan terpadu dalam pembangunan kesehatan berbasis masyarakat. Dengan dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak, program sanitasi layak diharapkan mampu mempercepat terwujudnya lingkungan yang lebih sehat, aman, dan bermartabat bagi seluruh warga. (Dompet Dhuafa)
Penyunting: Ronna

