TANGERANG SELATAN — Situasi Gaza kian memburuk. Serangan oleh tentara Israel telah menghancurkan gedung-gedung dan pemukiman warga di Gaza. Serta menewaskan 52.400 jiwa per 30 April 2025, sejak serangan Oktober 2023 lalu. Sebanyak 118.000 jiwa terluka akibat serangan-serangan naas dan tidak manusiawi tersebut.
Meski begitu, blokade jalur masuknya bantuan tak menjadi alasan untuk mengurangi solidaritas bagi masyarakat Palestina. Seluruh elemen dan lapisan masyarakat, khususnya Indonesia, masih terus peduli bahkan makin kuat untuk mendukung kemerdekaan Negeri Syam. Berbagai medium penggalangan dana untuk memenuhi kebutuhan korban pun terus dikerahkan.
Kali ini, gerakan galang dana juga datang dari kolaborasi Dompet Dhuafa dengan Siti Khadijah–sebuah brand mukena asal malaysia, yang memiliki kesadaran untuk terus mendukung penuh perjuangan warga Gaza. Pada Selasa (29/04/2025), penyerahan donasi sebesar Rp5.612.613 berlangsung di Butik Mukena Siti Khadijah, Bintaro, Tangerang Selatan.
Mohammad Muzammil Aminuddin selaku Chief Executive Officer (CEO) PT Siti Khadijah Nusantara menyampaikan rasa duka mendalam atas apa yang telah terjadi di Jalur Gaza, Palestina hingga detik ini. Pasalnya, sejak serangan Oktober 2023 lalu, warga Gaza yang tewas karena serangan Israel mencapai angka 51.355 jiwa. Naasnya sebagian besar merupakan perempuan dan anak-anak.
Baca juga: Aksi Massa ‘Global Strike for Palestine’ di Jakarta: Hentikan Genosida, Bukan Evakuasi!


“Kami melihat, situasi Gaza tak pernah pulih. Walaupun sempat ada gencatan senjata, tapi nyatanya hingga kini serangan Israel terus menghujani Gaza. It’s getting worst. Di sini Siti Khadijah menggalang dana lewat pembelian produk. Sebagian kami sisihkan untuk Palestina. Tentu ini juga menjadi simbol ajakan bagi komunitas-komunitas lain untuk bersolidaritas bersama, dukung kemerdekaan warga Gaza,” tutur Muzammil.
Dompet Dhuafa dan Siti Khadijah sendiri menggaungkan kampanye “Menjawab Panggilan Al-Aqsa” melalui pembelian produk mukena Broderie Palestine seharga Rp385.000 dan produk Hijab Jannah Scarf seharga Rp550.000.
Dari setiap transaksi produk, baik secara langsung di butik maupun melalui kanal digital, sebanyak 20 persen akan didonasikan untuk Program Bantuan Kemanusiaan Palestina di Dompet Dhuafa. Periode kampanye ini pun telah berjalan mulai dari 1 November 2024 hingga 22 Maret 2025.
Baca juga: Pasukan Diplomasi Kemanusiaan Indonesia Perkuat Dukungan untuk Palestina


Selain itu, donasi pun juga melibatkan para customer Siti Khadijah yang rutin mengadakan kajian setiap hari kamis di Butik Siti Khadijah Bintaro. Para customer turut bersinergi kebaikan melalui agenda tersebut.
Di tengah pertemuan yang hangat tersebut, Manager Partnership Dompet Dhuafa, Utammi Sri Lestari pun membagikan pandangannya bahwa peristiwa yang terjadi di Palestina bukan lagi tentang isu agama dan ras, melainkan masalah kemanusiaan. Sehingga ini menjadi tanggung jawab bagi sesama manusia.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Siti Khodijah, karena telah menjadi salah satu komunitas yang konsisten mendukung warga Gaza. Bencana kemanusiaan yang terjadi di Gaza merupakan tanggungjawab bersama, bagi sesama manusia. Dompet Dhuafa pun tak akan berhenti mendukung warga Gaza melalui berbagai Program Palestina,” jelas Utammi.


Baca juga: Rajut Solidaritas untuk Palestina, Musala Darurat Mulai Beroperasi di Gaza Utara
Hasil donasi akan disalurkan dalam bentuk daily needs sesuai kebutuhan para korban di sana. Sebelumnya, bantuan kemanusiaan yang telah Dompet Dhuafa salurkan ke Palestina yakni berupa mobil ambulans, makanan hangat, sembako, perlengkapan kesehatan, hingga tenaga kesehatan dan kemanusiaan lainnya.
Sebelumnya Dompet Dhuafa dan Siti Khadijah pernah berkolaborasi dalam kampanye “We Stand For Palestine” pada periode November-Desember 2023 lalu. Yuk, Sahabat, mari bergabung terus dukung perjuangan warga Gaza untuk bebas dari penjajahan Israel! (Dompet Dhuafa)
Teks dan foto: Hany Fatihah Ahmad
Penyunting: Dhika

