JAKARTA — Dompet Dhuafa menghadiri perhelatan Penutupan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 yang digelar di Ruang Serbaguna, Menara Radius Prawiro, Komplek Perkantoran Bank Indonesia, Jakarta Pusat, pada Kamis (02/04/2026). Dalam kolaborasi ini, Dompet Dhuafa dipercaya sebagai mitra pengampu amanah penyaluran Al Qur’an Braille.
Program GERAK Syariah 2026 merupakan inisiatif Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah di Indonesia. Mengusung kampanye nasional yang kolaboratif, program ini melibatkan Pelaku Usaha Jasa Keuangan Syariah (PUJKS), kementerian, lembaga, akademisi, hingga berbagai komunitas organisasi.
Dalam menyukseskan agenda tahun ini, Dompet Dhuafa bermitra dengan Kerohanian Islam (ROIS) OJK untuk menyalurkan dana zakat pegawai OJK. Bantuan tersebut difokuskan bagi kelompok disabilitas yang menjadi salah satu segmen prioritas inklusi keuangan syariah. Penyaluran diberikan dalam bentuk Al-Qur’an Braille, dukungan biaya hidup, serta program pengembangan diri.


Baca juga: Upaya Dompet Dhuafa dan ROIS OJK Berdayakan Petani Lokal
Etika Setiawanti selaku Direktur Resources Mobilization & Marketing Communication Dompet Dhuafa, hadir dan menyampaikan apresiasi mendalam atas kepercayaan OJK yang telah terjalin lama.
“Kami mengucapkan selamat atas semua kinerja GERAK Syariah 2026 yang telah berlangsung, mudah-mudahan memberikan dampak yang bermanfaat luas bagi masyarakat. Kami pun berterima kasih pada OJK, atas kolaborasi yang telah berlangsung sejak tahun 2015, telah menyalurkan amanah zakat melalui Dompet Dhuafa. Beberapa program penyaluran zakat itu diantaranya: penyaluran Al-Qur’an Braille, Bantuan Kemanusiaan (Bencana Sumatra), juga bantuan ekonomi UMKM,” jelas Etika.
Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen (PEPK) OJK, Dicky Kartikoyono, menekankan pentingnya pengelolaan keuangan bagi kemajuan bangsa. Menurutnya, OJK akan terus merespons kondisi masyarakat melalui kolaborasi strategis.
“Kami juga turut mengapresiasi Dompet Dhuafa sebagai mitra stakeholder yang membantu kami menyalurkan amanah bantuan Al-Qur’an braille untuk rekan-rekan tuna netra,” ucap Dicky.



Senada dengan itu, Menteri Koperasi RI, Ferry Juliantono, dalam keynote speech-nya menyampaikan apresiasi kepada OJK yang berkembang dengan signifikan, serta mendorong agar program ini berkelanjutan hingga ke tingkat desa.
“Bukan lagi sekedar membangun, tapi juga memastikan masyarakat menjadi pengguna aktif ekonomi syariah. Bisa ditingkatkan melalui program-program yang berkelanjutan. Penguatan sektor riil, pada hakikatnya akan tumbuh melalui kegiatan-kegiatan terutama hingga desa,” sebut Ferry.
Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA; Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi; serta jajaran direksi dari BEI, BSI, PNM, dan perwakilan DSN-MUI.
Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, turut memaparkan bahwa Indonesia didukung potensi yang besar dalam kegiatan ekonomi syariah. Ia menyebutkan diantaranya: Prestasi ketiga dunia keuangan syariah di kancah global; Basis populasi muslim besar 86,9% dari total populasi 244,7 jt org; Dukungan & perhatian pemerintah; Peningkatan popularitas dan persepsi syariah; dan Peningkatan edukasi digitalisasi sejak dini.
“Kami mengusulkan adanya edukasi keuangan syariah bagi anak-anak di sekolah. Sebab meski digitalisasi meningkat, risiko penipuan (scamming) juga semakin meluas,” tuturnya di hadapan Menteri Agama.



Menutup rangkaian sambutan, Menteri Agama Nasaruddin Umar mengakui adanya tren positif dalam ekonomi syariah nasional, meski ia menekankan agar Indonesia terus memacu diri agar bisa melampaui capaian yang signifikan dan bernilai.
Ia mengatakan, “Saya tidak bangga atau tidak puas melihat kenaikan angka-angka yang dipaparkan tadi sebelumnya. Jika dibandingkan dengan negara tetangga, misalnya Malaysia, harusnya perilaku syariah kita (Indonesia) bisa lebih tinggi jika melihat angka populasi kita itu. Tapi saya akui, kita bagus ada peningkatan dari tahun-tahun sebelumnya”. (Dompet Dhuafa)
Teks dan foto: Dhika
Penyunting: Dedi Fadlil

