ETOS ID dan BAKTI NUSA, Dua Beasiswa Dompet Dhuafa untuk Mahasiswa

beasiswa-bakti-nusa

Beasiswa ETOS ID dan BAKTI NUSA merupakan upaya Dompet Dhuafa untuk menjawab permasalahan akses pendidikan di negara ini, utamanya bagi masyarakat marjinal dan duafa. Pendidikan yang berkualitas memang telah hadir di Indonesia, namun sayang tidak semua warga negara dapat mengaksesnya, karena masih adanya kesenjangan ekonomi di negara ini.

Oleh karena itu, Dompet Dhuafa sebagai lembaga filantropi Islam berupaya menghadirkan pendidikan berkualitas dan dapat diakses oleh seluruh masyarakat Indonesia tanpa terkecuali. Dengan semangat pemberdayaan, Dompet Dhuafa pun menghadirkan beasiswa ETOS ID dan BAKTI NUSA untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera.

wisuda-beasiswa-etos

Beasiswa ETOS ID

Beasiswa ETOS ID pertama kali hadir pada tahun 2003 dengan nama Beasiswa Best of The Best (BoB). Setahun berjalan, Beasiswa BoB kemudian berganti nama dan bertransformasi menjadi Beastudi Etos. Lalu, pada tahun 2019, Beastudi Etos kembali bertransformasi menjadi Beasiswa ETOS ID. Sejak tahun 2003-2023, total penerima manfaat Beasiswa ETOS ID pun telah mencapai lebih dari 2500 mahasiswa yang berasal dari 24 kampus unggulan di Indonesia.

Baca juga: Gelar FGD Bersama Penerima Manfaat Beasiswa Etos, Dompet Dhuafa Ajak Mahasiswa Kembangkan Potensi Maluku

Beasiswa ETOS ID dilaksanakan dengan dua metode utama, yakni Improvement dan Development terhadap kapasitas dan integritas diri seorang mahasiswa. Kedua nilai inilah yang melandasi perubahan nama Beasiswa Etos menjadi Beasiswa ETOS ID.

Tak hanya memfasilitasi dana pendidikan, ETOS ID juga melakukan pembinaan intensif bagi para mahasiswa dengan tujuan untuk membentuk sumber daya manusia yang strategis di tingkat daerah. Harapannya, alumni ETOS ID akan menjadi individu yang berintegritas, profesional, transformatif, serta mampu menjadi penggerak pembangunan daerah demi terciptanya Indonesia berdaya. Berikut fasilitas selengkapnya dari Beasiswa ETOS ID.

Fasilitas Beasiswa ETOS ID

  • Tunjangan biaya kuliah (UKT) selama 8 semester, terhitung sejak semester 1
  • Bantuan aktivitas perkuliahan sebesar Rp 600.000/bulan selama 8 semester, terhitung sejak semester 1
  • Peningkatan kemampuan bahasa asing (Bahasa Inggris)
  • Pendampingan mentor (akademis dan organisasi)
  • Training pengembangan diri
  • Persiapan pascakampus (karier)
  • Temu Etoser Nasional
  • Kesempatan terlibat dalam aktivitas pemberdayaan masyarakat

Baca juga: Lepas Juang Para Penerima Manfaat, Etos ID Helat Indonesian Youth Creaction x Cultural Conference (IYCC)

beasiswa-etos-id
Lutfi, mahasiswa IPB, salah satu penerima beasiswa ETOS ID Dompet Dhuafa.

Adapun persyaratan pokok dari program beasiswa Dompet Dhuafa ini adalah memiliki prestasi akademis yang baik, namun berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi. Mengapa demikian? Karena ETOS ID adalah sebuah ikhtiar untuk memutus rantai kemiskinan. Dengan begitu, harapannya para alumni ETOS ID mampu menjadi pribadi yang sukses, yakni pribadi yang kompeten, profesional, berintegritas, berdaya saing, dan memiliki kontribusi di masyarakat, sehingga mereka dapat mengubah status keluarga yang tadinya adalah mustahik menjadi muzaki.

Persyaratan Beasiswa ETOS ID

  • Mahasiswa (SNMPTN) atau calon mahasiswa (SBMPTN/UTBK)
  • Beragama Islam (Muslim/Muslimah)
  • Memiliki prestasi akademis dan organisasi
  • Berkomitmen mengikuti program ETOS ID selama 8 semester
  • Mendapatkan persetujuan orang tua
  • Berasal dari keluarga prasejahtera
  • Calon pendaftar merupakan mahasiswa atau calon mahasiswa di kampus mitra ETOS ID

Beasiswa BAKTI NUSA

Berbeda dari Beasiswa ETOS ID yang diberikan selama 8 semester perkuliahan berlangsung, Beasiswa BAKTI NUSA hanya diberikan kepada mahasiswa tingkat empat yang telah terlihat rekam jejaknya sebagai seorang aktivis mahasiswa. Dalam rekam jejak tersebut, telah tampak dengan jelas potensi kepemimpinan dalam diri mahasiswa, sehingga nantinya melalui Beasiswa BAKTI NUSA potensi tersebut dapat dikembangkan di masa mendatang.

Baca juga: Yakin Ciptakan Sustainable Finance di Indonesia Melalui Wakaf, Alumni BAKTI NUSA Siap Berinovasi

beasiswa-bakti-nusa

Sejalan dengan itu, para penerima manfaat Beasiswa BAKTI NUSA juga ditantang untuk memperluas inspirasi kepemimpinan mereka melalui sebuah gagasan. Untuk memfasilitasinya, Dompet Dhuafa pun akan memproduksi gagasan mereka dengan cara menerbitkan buku dan menyebarluaskannya melalui media sosial.

Untuk mendukung munculnya gagasan kepemimpinan tersebut, para penerima manfaat Beasiswa BAKTI NUSA juga akan mendapatkan seperangkat pembinaan yang sesuai dengan dengan kurikulum kepemimpinan yang telah dirumuskan. Selain itu, setiap aktivis juga diberi tugas untuk menginisiasi dan mengelola satu proyek sosial (social project) yang bermanfaat bagi masyarakat.

Selama tahun 2011-2022, total penerima manfaat langsung beasiswa BAKTI NUSA adalah 590 aktivis. Ada pula penerima manfaat tidak langsung beasiswa ini, yaitu mereka yang terpapar proyek-proyek sosial para aktivis BAKTI NUSA sebanyak 18.000 orang, serta adik-adik asuh yang dikelola oleh para aktivis sebanyak 781 orang.

Baca juga: 5 Beasiswa Ini Bisa Wujudkan Impianmu Jadi Sarjana

beasiswa-bakti-nusa

Fasilitas Beasiswa BAKTI NUSA

  • Dukungan dana aktivitas Rp800.000/bulan selama enam bulan;
  • Dukungan pendanaan leadership project hingga Rp6.000.000 selama setahun;
  • Mendapatkan program penumbuhan kepemimpinan sebesar +/- Rp24.000.000 mencakup program Activist Coaching, Official Test (TOEFL & IELTS), Team Building, Leadership Project Incubation, Executive Mentoring dan Pendampingan Karier Pasca Kampus;
  • Jaringan nasional dan internasional;
  • Kesempatan pitching bersama mentor profesional;
  • Fasilitas pengembangan kepemimpinan selama 1 tahun;
  • Training kepemimpinan nasional;
  • Sertifikat kepemimpinan;
  • Apresiasi kepemimpinan dan penerbitan buku bersama

Persyaratan Beasiswa BAKTI NUSA

  • Mahasiswa muslim semester 7 dengan IPK minimal 3.00;
  • Menguasai bahasa internasional;
  • Tidak sedang menerima beasiswa sejenis (beasiswa kepemimpinan);
  • Merupakan pengurus organisasi kampus/komunitas;
  • Memiliki ide/gagasan social project yang bermanfaat untuk masyarakat atau yang sudah pernah berjalan;
  • Mendapatkan rekomendasi dari tokoh akademisi;
  • Berasal dari kampus mitra BAKTI NUSA