Generasi Muda Melek Investasi, Wakaf Bukan Sekadar Ibadah tapi Solusi Ekonomi Umat

JAKARTA — Dompet Dhuafa terus memperkuat peran wakaf sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat melalui partisipasinya dalam Sharia Economic Festival (SCOFEST) 2025 yang berlangsung di Menara 165, Jakarta. Kegiatan yang diinisiasi oleh Kelompok Studi Ekonomi Islam Aktivis Syiar Ekonomi Syariah (KSEI AkSES) yang bekerja sama dengan Dompet Dhuafa. Melalui keikutsertaan ini, Dompet Dhuafa mengajak masyarakat terutama generasi muda untuk melihat wakaf bukan sekadar ibadah, tetapi juga sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat yang berkelanjutan.

Kegiatan yang diinisiasi oleh KSEI AkSES ini menghadirkan beragam agenda inspiratif, mulai dari tabligh akbar, seminar perbankan syariah, hingga diskusi seputar zakat, infak, sedekah, dan wakaf (Ziswaf). Dompet Dhuafa turut ambil bagian dalam SCOFEST 2025 dengan membuka booth donasi, serta penjualan merchandise yang memberi kemudahan kepada peserta yang ingin berinfak dan berwakaf melalui Dompet Dhuafa.

Dalam sesi seminar, Imam Al Faruq sebagai Manager Literasi Wakaf Dompet Dhuafa memaparkan kiprah Dompet Dhuafa dalam mengelola wakaf produktif melalui ekosistem berkelanjutan seperti Pesantren Tahfidz Green Lido (PTGL). Program ini tidak hanya mencetak para penghafal Al-Qur’an, tetapi juga menyiapkan santri yang memiliki kepemimpinan dan jiwa kewirausahaan. Para santri dibekali dengan keterampilan pertanian modern berbasis greenhouse, sehingga mampu berkontribusi dalam menciptakan ekosistem ekonomi.

Selain edukasi wakaf produktif, Dompet Dhuafa juga mengajak masyarakat untuk mengambil bagian dalam Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS) Seri 006 yang akan berakhir pada 15 Oktober 2025. Bersama CIMB Niaga Syariah sebagai Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang (LKS PWU), Dompet Dhuafa membuka peluang bagi masyarakat untuk berinvestasi sambil beribadah. Dana yang terkumpul akan disalurkan untuk pembangunan pesantren dan asrama santri di PTGL, memperluas manfaat wakaf bagi pendidikan dan kesejahteraan umat.

“Saya sangat mengapresiasi sekali SCOFEST 2025 ini, kami juga mengajak teman-teman mengambil bagian dari untuk mendukung mendorong ekosistem syariah di CWLS mitranya Dompet Dhuafa adalah CIMB Niaga Syariah kita berinvestasi berikut beribadah karena manfaatnya itu bisa untuk membangun PTGL dan asrama santri yang saat ini dibutuhkan oleh para santri untuk mereka beristirahat dan juga belajar lebih nyaman,” kata Imam Al Faruq.

Baca juga: Literasi Wakaf Uang, Saatnya Investasi Berkah Lewat CWLS 006

Melalui ajakan tersebut, semangat kolaborasi antara lembaga keuangan syariah, organisasi filantropi, dan generasi muda tampak nyata dalam SCOFEST 2025. Acara ini tidak hanya menjadi ruang edukasi, tetapi juga wadah bersinergi.

Selaras dengan hal tersebut, Syahrul Mubarak selaku Ketua Umum KSEI AkSES menjelaskan bahwa SCOFEST bertujuan membuka perspektif masyarakat bahwa ekonomi syariah bukan sekadar alternatif, melainkan solusi nyata bagi keberlanjutan ekonomi umat di tengah dominasi sistem konvensional.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Dompet Dhuafa yang telah berkontribusi di event ini melalui edukasi wakaf dan zakat. Harapan kami, Dompet Dhuafa dapat menjadi platform wakaf terbaik di Indonesia yang terus mendukung pertumbuhan ekonomi syariah,” ujarnya.

Baca juga: Dompet Dhuafa Raih Penghargaan Nazir Wakaf Terbaik di BWI Award 2025

Sementara itu, salah satu peserta SCOFEST 2025, Nada, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. Ia berharap semakin banyak anak muda yang melek terhadap ekonomi syariah.

“Harapannya semoga ekonomi syariah di Indonesia ini semakin banyak yang melek anak-anak muda bahwa perekonomian syariah ini kan sebetulnya salah satu hal yang sangat krusial ya dan sebetulnya anak-anak muda seperti kita tuh wajib banget untuk tahu tentang masalah fiqih muamalah ini khususnya pengetahuan seputar seputar wakaf,” katanya.

Dengan kehadiran Dompet Dhuafa di SCOFEST 2025, diharapkan semakin banyak masyarakat yang terinspirasi untuk berwakaf dan berkontribusi dalam membangun ekonomi syariah yang berkelanjutan dan memberdayakan. (Dompet Dhuafa)

Teks dan foto: Fitin Agustina, Anndini
Penyunting: Dhika