Hadapi Ancaman Pascabanjir, Purela dan Dompet Dhuafa Cegah Gelombang Penyakit yang Mengintai Anak-Anak

JAKARTA — Masalah kesehatan mulai bermunculan pascabanjir bandang dan longsor yang melanda Sumatra. Sulitnya akses ke air bersih membuat para penyintas, khususnya anak-anak, berada dalam bayang-bayang penyakit. Kondisi ini pun menjadi tugas besar kita bersama.

Untuk itu, Dompet Dhuafa berkolaborasi dengan Purela—sebuah jenama untuk perawatan kulit bayi dan anak—bergabung dalam gerakan kebaikan untuk Sumatra. Pada Kamis (18/12/2025), Dompet Dhuafa menerima amanah kebaikan dari Purela dalam bentuk uang tunai dan produk sebanyak 2.000 pcs secara simbolis yang diserahkan oleh dr Shindy Putri selaku Pemilik Jenama Purela kepada Etika Setiawanti selaku Direktur Resource Mobilization Dompet Dhuafa.

Anak-anak adalah salah satu kelompok yang paling rentan terpapar beragam masalah kesehatan akibat banjir bandang dan longsor yang menghantam tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Berdasarkan jurnal kesehatan Infectious Diseases Society of America Journal, University of Oxford, tentang risiko kesehatan akibat bencana banjir menunjukkan bahwa gelombang penyakit pertama yang mengancam adalah diare dan infeksi kulit. Selain itu, infeksi kulit, diare, dan infeksi saluran pernafasan biasanya muncul pada 10 hari pertama banjir.

Baca juga: Temui Penyintas Banjir Bandang di Sumbar, Ria Ricis: Semangat Para Relawan, Kebahagiaan Anak-anak adalah Energi Tersendiri

“Kami dari Purela itu memberikan bantuan dalam bentuk uang tunai dan juga memberikan produk untuk anak-anak karena terjadi kelangkaan juga ya untuk sampai ke daerah yang sulit dijangkau terlebih dari anak-anak dari segi ketahanan tubuh dan imunitasnya juga lebih rendah dari kita yang dewasa. Kemudian kulit yang langsung terpapar dengan lumpur, banjir, dan gelondongan kayu itu sangat memiliki potensi yang sangat besar terjangkit penyakit kulit,” kata dr Shindy.

Dalam penyaluran bantuan tersebut, Purela menyalurkan sejumlah produk perawatan kulit anak, di antaranya Purela Shooting Baby Cream yang berfungsi menjaga skin barrier, kesehatan kulit, serta membantu melembabkan kulit anak yang mengalami kekeringan dan gatal.

Selain itu, disalurkan pula Calming Baby Cream sebagai alternatif minyak telon untuk membantu melindungi anak dari gangguan serangga, serta Cleansing Gel guna menjaga kebersihan kulit anak-anak di lokasi terdampak. Diharapkan, rangkaian produk tersebut dapat membantu mengatasi berbagai permasalahan kulit yang dialami anak-anak penyintas.

Sementara itu, jumlah korban banjir bandang dan longsor di Sumatra dilaporkan terus bertambah. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 27 Desember 2025, tercatat sebanyak 1.138 orang meninggal dunia, 163 jiwa dinyatakan hilang, dan sekitar 449,9 ribu jiwa terpaksa mengungsi.

Dompet Dhuafa, sebagai lembaga yang berupaya terus berada di garda terdepan dalam mendampingi penyintas banjir bandang dan longsor di Sumatra, menyampaikan apresiasi kepada para mitra kolaborasi kebaikan, termasuk Purela. Direktur Resource and Mobilization Dompet Dhuafa, Etika, menilai kolaborasi dengan mitra seperti Purela sangat berperan penting, terutama pada fase respons darurat. Dukungan tersebut membantu pemenuhan berbagai kebutuhan mendesak penyintas, mulai dari logistik makanan, penyediaan hygiene kit, layanan medis, hingga kebutuhan tempat tinggal sementara.

“Terima kasih banyak untuk Purela kami mendoakan keberkahan dan selalu sukses untuk produknya semoga semakin diminati masyarakat terlebih hari ini mendukung dan terlibat dalam bantuan kemanusiaan melalui Dompet Dhuafa untuk para penyintas di Sumatra yang fokusnya adalah pada anak dan ibu yang mana hari ini dengan kondisi yang sangat minim air bersih kemudian listrik juga masih padam sebagian besar dengan kondisi yang mencapai higienis yang ideal juga hari ini sulit maka produk Purela ini sangat dibutuhkan,” ujar Etika.

Baca juga: Bantu Sumatra Pulih, PT Symrise Indonesia Salurkan Sembako dan Hygiene Kit Lewat Dompet Dhuafa

Selaras dengan hal tersebut, dr Shindy Putri bersama Purela juga mencari lembaga yang memiliki kredibilitas seperti Dompet Dhuafa.

“Kita harus memberikan bantuan dalam bentuk apapun selama itu bermanfaat dan itu sesegera mungkin. Saya dan tim juga terus melihat perkembangan satu lembaga resmi yang kita melihat masyaAllah cepat sekali aksinya dan InsyaAllah trust dan amanahnya selalu dijaga, jadi kami tergerak untuk bekerja sama bersama Dompet Dhuafa yang InsyaAllah amanah,” sambung dr Shindy.

Sahabat, masih ada kesempatan terus bersuara dalam gerakan kebaikan untuk Sumatra. dr Shindy turut mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bisa berkontribusi dalam bentuk apa pun, melalui digital.dompetdhuafa.org/donasi/purelabersamasumatera. (Dompet Dhuafa)

Teks dan foto: Anndini Dwi Putri
Penyunting: Dhika