Ippho Santosa Donasikan Apartemen via Dompet Dhuafa untuk Aceh

JAKARTA — “Saya berpikir, kalau memang belum bisa ke sana, apa yang bisa saya lakukan?” ucap Ippho Santosa kepada diri sendiri.

Berangkat dari keprihatinan atas kondisi para penyintas banjir bandang di Aceh, Ippho Santosa memilih untuk melangkah lebih jauh dengan menggandeng Dompet Dhuafa pada Jumat (19/12/2025). Trainer dan motivator tersebut merelakan satu unit apartemen pribadi miliknya untuk dijual. Nilai penjualan yang diperkirakan mencapai kisaran Rp300–380 juta itu sepenuhnya akan dialokasikan sebagai bantuan bagi para penyintas di Aceh khususnya di Aceh Tamiang, Lhokseumawe dan Langsa.

“Saya punya kedekatan yang luar biasa sama Aceh, saya senang sekali dengan Aceh dari sejarahnya, dari alamnya, sampai ke makanannya kita senang banget. Makanya ada peristiwa ini kita pikir ini langkah yang mungkin sedikit banyak bisa mengurangi beban teman-teman di sana,” kata Ippho dengan suara yang bergetar.

Baca juga: Air Mata Tak Mampu Ku Bendung Saat Tembus Gelap Aceh Tamiang

Founder British Propolis tersebut juga menyampaikan bahwa dukungan kemanusiaan tidak hanya datang secara personal, tetapi turut digerakkan melalui Komunitas British Propolis. Berbagai bantuan disalurkan mulai dari uang tunai, 300 pcs jersey, 250 pcs hoodie anak, hingga 1.000 unit Belgie Facial Wash, salah satu produk unggulan British Propolis, sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan dan pemulihan para penyintas.

Ya, kondisi Aceh yang diberitakan media, disampaikan oleh para relawan menggambarkan situasi yang jauh lebih memilukan dari apa yang dibayangkan. Bukan hanya rumah warga yang hancur atau hilang, sejumlah kampung bahkan dilaporkan lenyap, rata tertimbun lumpur. Wilayah terdampak kini terisolasi, tanpa aliran listrik dan tanpa akses yang memadai.

Jika diibaratkan sebagai benang, silaturahmi antara Dompet Dhuafa dan Ippho Santosa menjelma menjadi tali yang kuat dan tak lapuk oleh waktu. Selama belasan tahun, Ippho konsisten membersamai berbagai ikhtiar kemanusiaan bersama Dompet Dhuafa. Menitipkan amanah dan bantuan pribadi melalui lembaga filantropi tersebut bukanlah hal baru baginya.

“Nilai apartemen ini mungkin gak besar. Tapi insyaallah ini wujud perhatian dan kepedulian kami. Semoga Allah menjaga niat kami, tetap lurus, mengharap ridha Allah. Mohon doanya. Saya pribadi menitipkan kepada Dompet Dhuafa juga bukan pekerjaan baru, bukan hal baru karena sudah belasan tahun juga bersama Dompet Dhuafa, Alhamdulillah,” sambung Ippho

Bukan kebetulan peristiwa ini terjadi, tentu ada hikmah yang luar biasa buat kita, tapi kita juga ketemu sama bencana mudah-mudahan kita juga lebih ingat sama Allahnya satu hal, kita tambah tawakalnya juga dan yang namanya bantuan pasti tidak mencukupi, jadi menurut saya selagi kita masih ada umur insyaallah ada kesempatan rezeki untuk mencukupkan semuanya.

Baca juga: Air Bersih Jadi Penyelamat Pascabanjir Aceh Tamiang

Herdiansyah sebagai Wakil Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih mendalam kepada Ippho Santosa atas konsistensinya dalam memberikan bantuan, perhatian, dan kepedulian yang nyata bagi para penyintas.

“Alhamdulillah terima kasih hari ini saya sampaikan kepada mas Ippho Santosa, yang tidak pernah lelah berjibaku memberikan bantuan, perhatian dan kepedulian yang sangat konkrit dan nyata, saya juga menyampaikan kepada komunitas British Propolis yang hari ini telah bersama-sama, insyaallah kita akan salurkan bantuannya untuk saudara kita yang ada di Aceh. Saya yang selalu merinding dan bangga dengan mas Ippho, beliau kalau mendonorkan sesuatu itu yang terbaik dan itu insyaallah bermanfaat buat kita semuanya,” ungkap Herdi.

Baca juga: Menjemput Takdir Pascabanjir, WiFi Gratis Dompet Dhuafa Selamatkan Asa Guru Honorer Aceh Tamiang

Ippho Santosa memandang musibah ini bukan sebagai peristiwa kebetulan, melainkan ujian yang sarat hikmah. Di tengah bencana, ia mengajak semua pihak untuk semakin mengingat Allah dan meneguhkan sikap tawakal. Ia juga menyadari bahwa bantuan yang ada kerap terasa belum mencukupi, namun selama masih diberi umur dan kesempatan rezeki, ia meyakini selalu ada jalan bagi Allah untuk mencukupkan segala kebutuhan. Berikan dukungan terbaikmu melalui https://digital.dompetdhuafa.org/donasi/bangkitsumatera.

Teks dan foto: Anndini Dwi Putri
Penyunting: Dhika