BEKASI — Solidaritas untuk Sumatra terus mengalir. Pascabencana hidrometeorologi yang terjadi pada November 2025, para penyintas hingga kini masih berupaya untuk pulih dan bangkit. Berbagai pihak pun tergerak dan menyalurkan bantuan, termasuk Sekolah Asshodriyah.
Dukungan untuk penyintas di Sumatra kembali diterima oleh Dompet Dhuafa melalui inisiatif para siswa Asshodriyah Islamic School. Melalui aksi penggalangan donasi yang mereka lakukan, terkumpul dana sebesar Rp9.546.500 yang kemudian disalurkan untuk mendukung program Indonesia Siap Siaga di wilayah Sumatra.
Sebagai tindak lanjut dari kolaborasi tersebut, Dompet Dhuafa bersama pihak sekolah menghadirkan kegiatan dongeng sebagai sarana edukasi bagi para siswa. Inisiatif ini lahir dari diskusi bersama untuk menghadirkan pengalaman belajar yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga memiliki makna yang dapat dipetik oleh siswa.
Baca juga: Siswa Asshodriyah Islamic School Hadiahkan Hasil Market Day untuk Palestina Melalui Dompet Dhuafa
Selain itu, penguatan nilai-nilai kemanusiaan juga dihadirkan melalui storytelling yang dibawakan oleh Kak Tony, yang menyampaikan kisah-kisah menarik. Melalui dongeng tersebut, para siswa diajak memahami tentang arti kepedulian, keikhlasan, serta pentingnya hadir untuk membantu sesama, terutama bagi mereka yang tengah menghadapi bencana.
Donasi tersebut akan disalurkan melalui Dompet Dhuafa dan direalisasikan dalam berbagai program prioritas yang sedang berjalan di wilayah terdampak.dan direalisasikan dalam berbagai program prioritas yang sedang berjalan di wilayah terdampak.
Pihak sekolah menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai sarana untuk menanamkan karakter empati sejak dini. Ia juga mengungkapkan rasa senangnya karena kerja para siswa terutama yang antusias mengikuti program ini untuk mendukung pemulihan Sumatra.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap anak-anak semakin memahami arti berbagi dan memiliki kepedulian terhadap sesama, terutama bagi mereka yang membutuhkan bantuan,” ujar perwakilan sekolah.
Para siswa mengikuti setiap sesi dongeng dengan penuh keceriaan, serta terlibat aktif dalam interaksi yang dibangun oleh Kak Tony. Sementara itu, Direct Fundraising Network Dompet Dhuafa, Nuriyah, menyampaikan harapannya agar kolaborasi ini dapat berjalan dengan baik serta memberikan dampak positif bagi para penyintas.
“Donasi yang dihimpun merupakan bentuk nyata kepedulian yang luar biasa dari para siswa. Kami berharap nilai-nilai kebaikan ini dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan mereka ke depan,” ujarnya.
Sahabat, Sumatra belum benar-benar pulih. Banyak saudara kita masih berjuang bangkit dari dampak bencana. Ini saatnya kita ambil peran, mari kuatkan Program Recovery Sumatra dengan donasi terbaik kita, karena pemulihan butuh aksi nyata, bukan sekadar empati. Assodriyah Islamic School bersama Dompet Dhuafa mengajak Anda untuk menjadi bagian dari kebaikan ini. Bersama, kita percepat bangkitnya Sumatra. Mari salurkan donasi anda melalui: https://digital.dompetdhuafa.org/donasi/prayforsumatera. (Dompet Dhuafa)
Teks dan foto: Nur Asyifah Kosasih, Anndini
Penyunting: Dhika

