Kolaborasi MPZ Nasional, Rumtara di Tapanuli Selatan Berhasil Dibangun untuk Penyintas Banjir Sumatra

TAPANULI SELATAN — Dompet Dhuafa bersama jaringan Mitra Pengelola Zakat (MPZ) Nasional meresmikan Program Rumah Sementara (Rumtara). Program tersebut mencakup pengadaan 10 unit rumah taruna tipe tunggal dan pembangunan 1 unit fasilitas sanitasi (kamar mandi darurat) untuk masyarakat terdampak banjir di Desa Bandar Tarutung, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan, pada Sabtu (07/03/2026).

Peresmian dilakukan oleh Bobby P Manullang, General Manager (GM) Pengembangan Jaringan Dompet Dhuafa; Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Waspada, Sulaiman; bersama Camat Angkola Sangkunur, Danil Afandi Harahap; dan Kepala Desa Bandar Tarutung, Sulhan Sihombing.

Sebelumnya, diketahui banjir melanda wilayah Sumatra pada akhir 2025, khususnya di Tapanuli Selatan, yang telah membawa dampak kerusakan terhadap infrastruktur permukiman warga. Musibah tersebut mengakibatkan banyak keluarga terdampak kehilangan tempat tinggal dan terputusnya akses mereka terhadap fasilitas dasar yang layak.

Situasi tersebut memerlukan langkah penanganan yang cepat, sejalan dengan hasil Rakernas MPZ Dompet Dhuafa 2025, Dompet Dhuafa telah menetapkan komitmen bersama jaringan MPZ Nasional untuk warga terdampak musibah Sumatra melalui campaign serentak “Pray for Sumatra”. Hasil dari campaign tersebut disalurkan melalui Dompet Dhuafa Sumatra Utara dalam bentuk program penyediaan Rumtara.

Baca juga: Pulihkan Akses Air Bersih Pascabanjir, Dompet Dhuafa Lakukan Pipanisasi di Tapanuli Tengah

Program ini menggunakan skema Cash For Work (CFW) sebagai upaya untuk melibatkan masyarakat setempat sehingga juga turut mendorong perekonomian mereka yang terdampak bencana secara perlahan.

Pimpinan Dompet Dhuafa Cabang Sumatra Utara, Sulaiman, menjelaskan tujuan kehadiran Rumatara ini untuk keluarga yang terdampak musibah sehingga dapat mulai beraktivitas seperti biasa.

“Alhamdulillah, pada momentum Ramadan sudah terbangun Rumtara ini. Semoga tempat tinggal sementara ini menjadi tempat yang nyaman dan berkah. Kita juga berdoa agar program ini tidak berhenti sampai di sini. Semoga kami akan kembali menyalurkan Rumtara di sini,” harapnya.

Mewakili masyarakat, Kepala Desa Bandar Tarutung, Sulhan Sihombing, menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan.

“Ini sangat membantu. Namun kami masih butuh lebih banyak (rumtara) lagi. Banyak warga yang lapor ke saya, kapan kami dapat rumah?” ungkapnya.

Dia menjelaskan, masyarakat desa Bandar Tarutung masih banyak yang menumpang tempat tinggal di rumah keluarga. Bahkan ada yang belum masuk desa karena masih merasa trauma. Menurut Sulhan, kejadian banjir kemarin menjadi yang terbesar dan merusak banyak fasilitas selama dia hidup di desa tersebut.

“Air naik dengan cepat. Kami panik, harta benda dan rumah hanyut,” katanya.

Baca juga: Dompet Dhuafa Pulihkan Transportasi Warga Tapanuli Tengah Lewat Servis Motor Gratis

Sementara itu, Camat Angkola Sangkunur, Danil Afandi Harahap, turut hadir dan mengapresiasi kolaborasi yang terjalin, khususnya bantuan program Rumtara oleh Dompet Dhuafa.

“Atas nama pemerintah kami ucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya. Desa ini adalah salah satu desa yang paling parah. Ada 3 kali banjir datang berturut-turut,” jelasnya.

Danil berharap bantuan ini bukan yang terakhir. Banyak warga Desa Bandar Taruntung yang masih belum dapat tempat tinggal akibat banjir bandang. “Waktu lalu desa ini seperti laut; warga kami bahkan ada yang tidur di atap,” ujarnya.

Bobby Manullang, General Manager Pengembangan Jaringan Dompet Dhuafa, mengajak masyarakat untuk bersyukur atas implementasi program Rumatara. Bobby menjelaskan program ini merupakan upaya dari lembaga-lembaga yang terhimpun dalam jaringan MPZ Nasional Dompet Dhuafa yang peduli kepada saudara-saudara kita di Sumatra.

“Alhamdulillah MPZ Dompet Dhuafa turut ikut membantu untuk menghadirkan Rumtara di sini, Selain itu kita juga perlu mensyukuri nikmat persaudaraan ini. Sehingga kita dapat menjembatani kebaikan donatur kepada warga desa Bandar Taruntung,” pungkasnya.

Bobby juga menyampaikan apresiasi pada seluruh elemen masyarakat yang turut mendukung program Rumtara. “Kami senang untuk membantu sebagai penyalur. Semoga rumah ini dirawat,” harapnya.

Peresmian Rumtara MPZ Nasional “Pray for Sumatra” ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan transparansi dan akuntabilitas program kepada para donatur dan pemangku kepentingan. Berdirinya Rumtara di Desa Bandar Tarutung adalah tanda dimulainya babak baru bagi keluarga terdampak banjir Sumatra, khususnya di Tapanuli Selatan untuk kembali menjalani kehidupan yang lebih layak, aman, dan bermartabat selama masa recovery (pemulihan) berlangsung. (Dompet Dhuafa)

Teks dan foto: Hafiz, Anndini
Penyunting: Ronna