Menilik Perjalanan Berdirinya RS Hasyim Asy’ari Tebuireng

rumah sakit wakaf Dompet Dhuafa, RS KH Hasyim Asy'ari Jombang

JOMBANG, JAWA TIMUR — Dalam sejarah Islam, banyak sekali aset wakaf yang dikembangkan dan terus dipelihara hingga menjadi aset produktif nan bermanfaat bagi banyak orang. Aset tersebut bukan saja berbentuk masjid atau makam sebagaimana yang banyak dikenal oleh masyarakat Indonesia, namun ada yang berupa rumah sakit, sekolah, hotel, bangunan kebudayaan, asrama pendidikan, dan sebagainya.

Jadi, banyak hal yang bisa dibangun dan dikembangkan dengan dana wakaf. Syaratnya, aset tersebut harus dikelola dengan baik, profesional, dan tidak boleh dilepas atau dijual kembali, karena itu tercatat sebagai milik umat.

“Ketika berwakaf sudah jadi bagian dari peradaban, insyaallah akan jadi instrumen ekonomi yang abadi untuk masyarakat. Karena perolehannya dilakukan secara gotong royong, penyalurannya dilakukan secara gotong royong. Dari masyarakat dan untuk masyarakat,” sebut Bobby Manulang, GM Wakaf Dompet Dhuafa.

rumah sakit wakaf Dompet Dhuafa, RS KH Hasyim Asy'ari Jombang

Baca juga: Danamon Syariah Wakafkan Alkes IGD, Dukung Pembangunan RS Hasyim Asyari Jombang

Seperti halnya Dompet Dhuafa yang turut bekerja sama dengan keluarga besar Pesantren KH Hasyim Asy’ari Tebuireng untuk mendirikan Rumah Sakit Hasyim Asy’ari di Jombang, Jawa Timur. Inisiasi pembangunan rumah sakit ini bermula dari kunjungan pertama (Alm.) Salahuddin Wahid ke Rumah Sehat Terpadu (RST) Kawasan Zona Madina Dompet Dhuafa di Bogor pada 20 April 2017 silam.

Gus Sholah Bertandang ke RST Dompet Dhuafa

Dalam kunjunganya, Kyai yang akrab disapa Gus Sholah itu menyambangi penjuru rumah sakit, bahkan sering kali berinteraksi dengan para penerima manfaatnya. Melihat senyum hangat dan semangat membantu dari tim medis, almarhum Gus Sholah memantapkan hatinya untuk bekerja sama dengan Dompet Dhuafa untuk membangun rumah sakit berbasis wakaf.

Interaksi Dompet Dhuafa bersama Gus Sholah ini sudah yang kesekian kalinya hingga akhirnya Gus Sholah menggandeng Dompet Dhuafa untuk mengadaptasi konsep rumah sakit berbasis wakaf di Kawasan Pesantren Tebuireng, Jombang. Beberapa bulan setelah kunjungannya, keluarga besar KH Hasyim Asy’ari memutuskan untuk mewakafkan sebidang tanah seluas satu hektare.

rumah sakit wakaf Dompet Dhuafa, RS KH Hasyim Asy'ari Jombang

Baca juga: Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin Tinjau RS Hasyim Asy’ari Tebuireng, Jombang

Alhamdulillah, satu tahun kemudian kolaborAksi baik itu terwujud. Simbolis peletakkan batu pertama pembangunan RS Hasyim Asy’ari digelar pada 19 September 2018. Rumah Sakit ini nantinya memiliki kapasitas daya tampung sebanyak 100 tempat tidur. Selain itu, layanan lainnya yang dibuka ialah layanan umum dengan layanan unggulan hemodialisis.

Dalam menginisiasi rumah sakit duafa berbasis wakaf tersebut, Gus Sholah berpesan bahwa pengelolaan rumah sakit dari Dompet Dhuafa adalah contoh bagaimana menerapkan Islam dalam kehidupan. Karena benar-benar Islami yang dilakukan, yakni mengangkat dan memberdayakan duafa yang sakit hingga sehat paripurna.

“RST merupakan salah satu implementasi Islam yang rahmatan lil alamin dalam kehidupan dan perwujudan cita-cita Pancasila, yaitu mewujudkan keadilan sosial. Yang dilakukan oleh Dompet Dhuafa merupakan contoh dan mesti ditularkan,” ujar Gus Sholah kala itu.

rumah sakit wakaf Dompet Dhuafa, RS KH Hasyim Asy'ari Jombang

Kunjungan Wapres RI KH Ma’ruf Amin ke RS Hasyim Asy’ari

Wakil Presiden Republik Indonesia, Prof. DR. (HC.) K.H. Ma’ruf Amin dalam kunjungan kerja ke wilayah Jawa Timur, menyempatkan hadir ke Pondok Pesantren Tebuireng. Wapres Ma’ruf Amin juga singgah di RS Hasyim Asy’ari Tebuireng pada 4 Juni 2022.

Dipandu oleh dr Muhammad Zakaria selaku Direktur PT DD Medika, KH Abdul Ghofar selaku Sekretaris Ponpes Tebuireng, juga H Iqbal Billy Wahid selaku Direktur RS Hasyim Asy’ari, Wapres Ma’ruf Amin didampingi Gubernur Jatim Khofifah Indar Prawansa, meninjau sejumlah fasilitas dan ruangan di RS Hasyim Asy’ari. Berangkat dari lobby rumah sakit, tinjauan berlanjut ke ruang operasi, ruang perawatan hingga ruang ICU. Dengan mengikuti hospital tour, Wapres Ma’ruf Amin dapat melihat langsung kondisi dan kesiapan dari RS Hasyim Asy’ari untuk melayani pengobatan masyarakat.

Wapres RI KH Ma’ruf Amin mengapresiasi hadirnya RS Hasyim Asy’ari di Tebuireng Jombang. Sebagai alumni Ponpes Tebuireng, beliau mengungkapkan kekagumannya atas perkembangan ponpes tersebut di era sekarang. Karena Ponpes Tebuireng kini jauh lebih maju dengan beragam fasilitas yang ada.

Baca juga: Puluhan Wartawan Tilik Aset-aset Wakaf Dompet Dhuafa di Jawa Timur

rumah sakit wakaf Dompet Dhuafa, RS KH Hasyim Asy'ari Jombang

“Saya ketika masih kecil pernah di Pesantren Tebuireng. Saya melihat, saat ini pesantren sudah berkembang begitu rupa. Jadi, tidak hanya sekolah agama saja, bahkan juga mengembangkan kegiatan ekonomi dan kini ada rumah sakitnya. Saya berharap, perkembangan ini terus berlanjut,” ungkap Wapres Ma’ruf Amin, di sela kunjungannya ke RS Hasyim Asy’ari.

RS Hasyim Asy’ari adalah rumah sakit wakaf yang menggunakan konsep sehat fisik, sehat mental, sehat sosial, dan sehat rohani. RS Hasyim Asy’ari berupaya mengoptimalkan nilai-nilai kebaikan dari KH Hasyim Asy’ari agar dapat bermanfaat bagi masyarakat duafa yang memerlukan layanan kesehatan yang amanah dan profesional.

RS Hasyim Asy’ari Gagah Berdiri dan Siap Layani Pasien

Alhamdulillah, sejak 2 Februari 2023 RS Hasyim Asy’ari telah resmi beroperasi dan siap melayani pasien. Doa bersama nan khidmat menjadi tanda resminya pelayanan RS Hasyim Asy’ari, sekaligus bertepatan dengan tiga tahun meninggalnya (Alm.) Gus Sholah.

Baca juga: RS Rumah Sehat Terpadu Raih Penghargaan, BPJS Cibinong: RST Rumah Sakit Paling Berkomitmen

Beliau menyatakan rasa syukurnya. Dia memaparkan bahwa RS Hasyim Asy’ari adalah rumah sakit baru yang bukan tumbuh dari klinik, namun langsung dibangun menjadi rumah sakit tipe C. Menurutnya, perlu ada sosialisasi ke masyarakat mengenai keberadaan rumah sakit berbasis wakaf tersebut.

“Mungkin Dompet Dhuafa sudah pernah membangun rumah sakit. Namun bagi Tebuireng, ini adalah yang pertama. Dan di Jombang Selatan memang belum ada rumah sakit tipe ini,” katanya.

Gus Ghoffar juga mengingatkan, RS Hasyim Asy’ari merupakan cita-cita Salahuddin Wahid dan Parni Hadi. Dia berharap semoga banyak menghadirkan manfaat.

rumah sakit wakaf Dompet Dhuafa, RS KH Hasyim Asy'ari Jombang

“Rumah sakit ini cukup panjang perjalanannya, dari mulai peletakkan batu pertama hingga berdirinya bangunan seperti saat ini. Namun, semua tantangan bisa dihadapi dengan adanya semangat dan ikhtiar untuk mewujudkan rumah sakit berbasis wakaf. Mudah-mudahan apa yang dilakukan oleh kolaborasi kita bersama bisa kuat, sehingga apa yang kita harapkan bisa terwujud,” jelas Gus Ghoffar dalam kesempatannya. (Dompet Dhuafa/Dhika)