Sinergi LPM Dompet Dhuafa dan 11 Yayasan, Hadirkan Harapan Baru Lewat Program Beasiswa Yatim

JAKARTA – Upaya meningkatkan kesejahteraan dan pendidikan anak yatim kembali diwujudkan oleh Dompet Dhuafa melalui Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM). Kali ini, LPM menggandeng 11 yayasan pengelola anak yatim dan dhuafa untuk bersama-sama menjalankan program pembinaan serta beasiswa pendidikan bagi anak-anak yang membutuhkan. Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) yang berlangsung pada Selasa (29/7/2025) di kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat.

Suasana acara berlangsung penuh semangat kebersamaan, di mana para mitra hadir membawa harapan besar agar sinergi ini benar-benar memberikan manfaat nyata.

Baca juga: Ponpes Terbakar, LPM Tetap Dukung Proses Belajar

Langkah ini menjadi strategi penting bagi LPM Dompet Dhuafa untuk memperkuat pengelolaan program pendampingan dan penyaluran beasiswa, agar tidak hanya menyentuh anak-anak yatim secara langsung, tetapi juga mampu menciptakan perubahan jangka panjang.

Siti Rusmiati, Deputi Direktur II Program Sosial, Kemanusiaan, dan Dakwah Dompet Dhuafa, mengungkapkan bahwa kerjasama ini diharapkan mampu melahirkan pengelolaan anak yatim yang lebih profesional, efektif, serta berkelanjutan.

“Kami juga berharap dalam pengelolaan dalam melaksanakan beragam program menjadi lebih inovatif sehingga banyak anak-anak khususnya dhuafa dan yatim dapat terbantu semaksimal mungkin serta keberlanjutan program dapat saling menguntungkan sehingga anak-anak yang kita bantu dapat tumbuh menjadi kader-kader pemimpin di masa depan,” tuturnya penuh optimisme.

Dukungan juga datang dari Kementerian Sosial RI melalui Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak. Sulistya Ariadi, yang turut hadir dalam kesempatan tersebut, menegaskan bahwa agenda ini bukanlah sekadar seremoni, melainkan langkah nyata yang harus diimplementasikan dalam kegiatan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) sebagaimana diamanatkan dalam UUD 1945.

“Kementerian Sosial RI melalui Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak menjalankan mandat akan perlindungan anak melalui program nyata yang menjangkau kepada anak-anak kita. Salah satu program utamanya kami adalah Bantuan Atensi YAPI yang diberikan kepada anak yatim, piatu dan yatim piatu,” jelasnya.

Baca juga: Bentuk Forum Rumah Singgah Pasien se-Indonesia, LPM Bangun Komitmen Layani Masyarakat Lebih Baik

Tak hanya sebatas penandatanganan, acara ini juga diwarnai dengan sesi capacity building bagi mitra pengelola yatim. Dalam sesi ini, para peserta mendapatkan banyak wawasan baru dari para narasumber, seperti Juperta Panji Utama, Ahmad Faqih Syarafaddin, serta Kak Seto, praktisi yang sudah lama dikenal dalam pendampingan anak. Materi yang disampaikan memberikan inspirasi bagi para pengurus yayasan untuk terus berinovasi dalam pengelolaan program.

Bagi para mitra, program ini membawa angin segar. Dwi Sulistia Ningsih, pendiri Yayasan Bale Baca Cijayanti dari Bogor, merasa sangat terbantu dengan adanya kerja sama ini.

“Kerja sama ini sangat bagus, karena kebermanfaatan yang dirasakan anak-anak yatim yang kami dampingi bisa lebih luas cakupannya. Terima kasih juga untuk LPM Dompet Dhuafa karena sudah memfasilitasi capacity building ini. Ini sangat bermanfaat untuk para pengurus yayasan, karena ini bisa membantu atau menambah wawasan untuk kami dalam mengelola lembaga, dan juga menambah value agar kita juga lebih banyak dipercaya oleh para donatur-donatur kita,” ujarnya penuh rasa syukur.

Baca juga: Tingkatkan Kualitas Guru Ngaji, LPM Dompet Dhuafa Gelar Pelatihan Guru Ngaji Asrama Yatim &Dhuafa

Dengan terjalinnya sinergi ini, harapan besar tumbuh di hati semua pihak. Tidak hanya bagi Dompet Dhuafa dan mitra yayasan, tetapi terutama bagi anak-anak yatim yang menjadi penerima manfaat. Kolaborasi ini diyakini akan membawa dampak baik yang berkesinambungan, menumbuhkan semangat, serta membuka jalan bagi masa depan yang lebih cerah. (Dompet Dhuafa)

Teks dan Foto: Muhammad Afriza Adha, Riza Muthohar
Foto: Muhammad Afriza Adha
Penyunting: Dhika