JAWA TENGAH — Seperti pada bulan-bulan Ramadan sebelumnya, Dompet Dhuafa menghadirkan aksi berbagi melalui Program Borong Dagangan. Kali ini, Dompet Dhuafa memborong dagangan ayam geprek milik Pak Parjono yang berada di kawasan Pasadena, Ngaliyan, Semarang, pada Selasa (04/03/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung pelaku usaha mikro sekaligus menghadirkan kebahagiaan berbagi bagi masyarakat yang menjalankan ibadah puasa.
Program Borong Dagangan merupakan salah satu bentuk kepedulian Dompet Dhuafa terhadap para pelaku UMKM yang terus berjuang mempertahankan usahanya. Melalui program ini, dagangan para pelaku usaha diborong untuk kemudian dibagikan kepada masyarakat sebagai hidangan berbuka puasa gratis.
Sosok Pak Parjono menjadi contoh ketekunan dan semangat dalam menjalani usaha. Selama kurang lebih delapan tahun, ia berikhtiar menghidupi keluarganya melalui usaha ayam geprek sederhana yang ia jalankan setiap hari. Dari lapak kecil tersebut, ia berusaha memenuhi kebutuhan keluarga dengan penuh kesabaran dan kerja keras.


Baca juga: Dompet Dhuafa Borong Dagangan UMKM Semarang untuk Berbagi Takjil di Jalanan
Perjuangan Pak Parjono dalam menjalankan usaha tidak selalu mudah. Tangan kanan beliau mengalami disabilitas akibat kecelakaan kerja yang terjadi delapan tahun lalu. Kondisi tersebut sempat menjadi tantangan besar dalam kehidupannya. Namun demikian, keterbatasan fisik itu tidak menyurutkan tekadnya untuk tetap bekerja dan mencari nafkah bagi keluarga.
Dengan semangat pantang menyerah, Pak Parjono terus melanjutkan usahanya. Setiap hari ia menyiapkan bahan, memasak, hingga melayani pelanggan yang datang ke lapaknya. Ketekunan tersebut menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk tetap berusaha dan mandiri.
Melalui Program Borong Dagangan ini, Dompet Dhuafa memborong seluruh dagangan ayam geprek milik Pak Parjono pada hari tersebut. Selanjutnya, makanan yang telah disiapkan dibagikan kepada para pengguna jalan dan masyarakat sekitar sebagai hidangan buka puasa gratis. Warga yang melintas pun tampak antusias menerima paket makanan tersebut.

Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jawa Tengah, Zaini Tafrikhan, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan membantu masyarakat yang membutuhkan hidangan berbuka puasa, tetapi juga menjadi bentuk dukungan nyata kepada pelaku usaha kecil agar usahanya dapat terus berjalan.
“Program Borong Dagangan ini merupakan bentuk kolaborasi kebaikan antara para donatur dan Dompet Dhuafa untuk membantu pelaku UMKM. Dengan memborong dagangan mereka, kita berharap dapat meningkatkan perputaran usaha sekaligus memberikan semangat agar para pelaku usaha tetap optimis menjalankan usahanya,” ujar Zaini.
Ia juga menambahkan bahwa Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk memperluas manfaat kebaikan kepada berbagai lapisan masyarakat, termasuk para pedagang kecil yang menjadi bagian penting dalam roda perekonomian masyarakat. Ia berharap keberkahan Ramadan dapat dirasakan oleh semua pihak yang terlibat.
Sementara itu, Pak Parjono menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas terlaksananya program Borong Dagangan di lapak usahanya. Baginya, kegiatan ini tidak hanya membantu penjualan dagangannya, tetapi juga memberikan semangat baru untuk terus menjalankan usaha.
“Terima kasih kepada Dompet Dhuafa dan para donatur yang telah memborong dagangan saya. Semoga kebaikan ini menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi kita semua,” ungkapnya.


Dompet Dhuafa menyampaikan apresiasi kepada para donatur yang telah berpartisipasi dalam program ini. Setiap kontribusi yang dititipkan menjadi penguat bagi para pelaku UMKM untuk terus bertahan dan melanjutkan usaha mereka.
Melalui Program Borong Dagangan, Dompet Dhuafa berharap makin banyak pelaku usaha kecil yang terbantu serta makin luas manfaat kebaikan yang dapat dirasakan oleh masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadan. Kolaborasi kebaikan ini menjadi bukti bahwa kepedulian bersama mampu menghadirkan harapan dan keberkahan bagi sesama. (Dompet Dhuafa)
Teks dan foto: Riza Muthohar
Penyunting: Dhika

