Beasiswa STIM Budi Bakti Dompet Dhuafa: Bukti Komitmen dan Keyakinan Tentang Perubahan

BOGOR, JAWA BARAT – Di tengah derasnya arus keterbatasan ekonomi dan ketatnya seleksi beasiswa, semangat para pejuang pendidikan tak pernah padam. STIM Budi Bakti, sebuah perguruan tinggi swasta yang bernaung di bawah Dompet Dhuafa, kembali menjadi saksi bisu dari langkah-langkah kecil penuh harap menuju masa depan yang lebih baik.

Sebanyak 105 calon mahasiswa mendaftarkan diri dalam seleksi beasiswa KIP Kuliah di STIM Budi Bakti. Mereka datang dari berbagai daerah seperti Bogor, Depok, Tangerang Selatan, Bekasi, Jakarta, hingga Pontianak, Bengkulu, Nusa Tenggara Barat, dan Tegal. Mereka adalah anak-anak muda yang membawa mimpi besar, namun berasal dari latar belakang yang sederhana.

Baca juga: Emban Kuliah di ITS Sambil Bantu Jualan Sayur, Cerita Penerima Beasiswa YES

Namun, dibalik antusiasme itu, ada fakta getir yang harus dihadapi. Sebanyak 306 perguruan tinggi di wilayah LLDIKTI 4 Jawa Barat Banten mengusulkan 50.173 kuota beasiswa KIP Kuliah, memperebutkan 4139 kuota dari pemerintah. Alhamdulillah STIM Budi Bakti memperoleh 9 kuota KIP Kuliah, meskipun telah mengajukan sebanyak 90 kuota.

Harapan tak pernah surut. Dompet Dhuafa, sebagai lembaga pemilik dan pengelola STIM Budi Bakti, melangkah lebih jauh dari sekadar menunggu jatah dari pemerintah. Komitmen kuat untuk membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul dan berdaya, Dompet Dhuafa menghadirkan 50 beasiswa kuliah gratis untuk mahasiswa baru STIM Budi Bakti tahun 2025.

Baca juga: Tim Dream High STIM Budi Bakti Tembus 30 Besar Sociopreneur Challenge 2025 Tingkat Nasional

Langkah ini bukan hanya menjadi jawaban atas keterbatasan sistem, tetapi juga menjadi bukti bahwa lembaga sosial dan pendidikan bisa menjadi garda depan perubahan sosial. Di kampus sederhana ini, anak-anak muda dari berbagai pelosok negeri menemukan tempat untuk tumbuh, belajar, dan bermimpi lebih tinggi.

Data Tracer Study STIM Budi Bakti menunjukan bahwa 25% lulusan memilih menjadi entrepreneur, lebih dari 70% mahasiswa telah bekerja kurang dari 3 bulan setelah lulus dimana 10 % lebih bergaji diatas UMR dan, sekitar 5% melanjutkan ke jenjang strata 2.

Data-data ini menunjukan bahwa Di STIM Budi Bakti, harapan itu hidup. Di tengah keterbatasan, Dompet Dhuafa memberikan keberpihakan pada pendidikan. (Dompet Dhuafa)

Teks dan Foto: Dhika, STIM Budi Bakti
Penyunting: Dedi Fadlil