SURABAYA – “Beasiswa YES (Youth Ekselensia Scholarship) sangat merubah diri Linggas, yang awalnya pemalu jadi lebih percaya diri dan lebih berani tampil di depan umum. YES selalu terbaik. Jika di kehidupan lain ada YES lagi, aku pasti ikut,” tutur Linggas, penerima manfaat beasiswa YES, program pendidikan Dompet Dhuafa di Jawa Timur.
Tidak semua remaja seusianya, bangun pagi untuk merapikan jualan sayur sang ibu. Linggas, biasa dipanggil namanya. Kesehariannya saat pagi adalah menyambut sang Ibu yang baru pulang dari membeli sayur di pasar, lalu mempersiapkan meja, juga menata semua sayur dan bahan lainnya untuk dijual di depan rumahnya.
Linggas merupakan alumni siswa SMAN 16 Surabaya dan juga merupakan alumni beasiswa YES Dompet Dhuafa, yang sudah resmi diterima di sebuah kampus terkemuka di Surabaya, yaitu Institut Sepuluh Nopember (ITS).
Baca juga: Program YES Dompet Dhuafa Pupuk Asa Aira Hingga Mampu Raih Kampus Impian



Baca juga: YES Jadi Tangga Pertama Kamila Menuju Sarjana Pertama di Keluarga
Linggas bercerita pada awalnya, ia memiliki cita-cita menjadi arsitek, tapi setelah dulu selalu diajak sang ayah melihat pekerjaan di proyek, Linggas juga ingin bekerja di proyek. Tapi yang Linggas maksud adalah seperti pertambangan, itulah mengapa kini ia berkuliah di Jurusan Geomatika ITS.
“Almarhum Ayah bercita-cita anaknya ada yang berkuliah di ITS, karena melanjutkan cita-citanya yang sempat berkuliah di ITS tetapi tidak sampai selesai. Dulu selalu ada sosok ayah yang selalu mendukung Linggas saat belajar. Meskipun orang tua kurang secara finansial, tapi selalu mengusahakan untuk mendukung Linggas. Tentunya Linggas juga sayang sekali sama ibu,” ucap Linggas, matanya berkaca-kaca.
Perjuangan Linggas tidak hanya soal menuntut ilmu tapi juga membantu sang Ibu di tengah kesibukannya. Ia juga bercerita, dulu Sang Ibu awalnya berjualan gorengan – ketika Ayah sudah berpulang ke Rahmatullah – tetapi ternyata kurang mencukupi, akhirnya ibu berjualan sayur. Sang Ibu berjualan sayur di rumah dari pukul 04.45 wib sampai pukul 08.00 wib, setelahnya akan menjajakan sayurnya menggunakan motor keliling sampai pukul 12.30 wib.


Baca juga: LPI Dompet Dhuafa Luncurkan Program Yatim Ekselensia Scholarship (YES)
Sang Ibu juga sangat bahagia ketika mengetahui linggas diterima di kampus ITS. Ibu juga berpesan agar Linggas rajin belajar, ibadah yang tekun, kelak Linggas bisa berkembang dan meniti karir di ITS untuk masa depannya.
Di tengah keterbatasan finansial yang ada, Linggas tidak pernah menyerah, di saat ada tugas dari sekolah, bahkan Linggas akan berusaha menuntaskan tugas tersebut walau sampai jam 03.00 pagi. Tak jarang juga ia mengikuti perlombaan, salah satunya lomba vokasi di Universitas Airlangga dan juga meraih juara satu.
Awal Linggas mengenal YES Batch 3 di Surabaya adalah informasi dari temannya yang mengajaknya untuk mengikuti seleksi YES. Awalnya ia tidak banyak berharap untuk diterima pada program ini, tapi ternyata usahanya yang gigih dan setelah melewati banyak tes ternyata ia lulus menjadi salah satu penerima manfaat program YES Batch 3.



“Mentor program YES baik sekali dalam membimbing, terima kasih saya ucapkan, semoga juga bisa terus lancar dalam membimbing adik-adik YES,” harap Sang Ibu.
Beasiswa YES sendiri dijalankan selama 12 bulan, dimana berfokus pada Quranic Mentorship, Leadership Booster dan Campus Prepared. Selama 12 bulan para penerima manfaat mendapatkan uang saku perbulan, belajar bersama, fasilitas buku UTBK, buku self development, FGD, book sharing, mendatangkan tokoh/alumni yes dan juga hafalan juz 30, hafalan 24 hadits pilihan dan juga kegiatan volunteer. Program YES di Jawa Timur sudah berlangsung selama empat tahun. Program YES selain mendukung lolos PTN, juga mendampingi para penerima manfaat untuk bisa mendapatkan beasiswa saat berkuliah.
Linggas sendiri setelah mengikuti Program YES merasa lebih percaya diri dan juga produktif. “Terimakasih untuk YES Dompet Dhuafa karena telah memilih Linggas menjadi salah satu penerima manfaat YES, mungkin tanpa YES, Linggas bukan apa apa. Terimakasih Dompet Dhuafa semoga linggas nanti bisa menjadi donatur Dompet Dhuafa. Buat adik adik yang sedang belajar di YES, semangat terus, karena di YES tidak hanya belajar untuk UTBK, tapi kalian belajar banyak hal dan juga volunteer, teman teman dan mentornya juga keren-keren,” ungkapnya. (Dompet Dhuafa)
Teks : Elfi Handayani
Foto : Elfi, Ronggo
Penyunting : Dhika

