Wujudkan Jakarta Tangguh Hadapi Bencana, DMC Dompet Dhuafa Bekali Peserta Abnon Jaksel 2023 Ilmu Penanggulangan Bencana

dmc-bekali-peserta-abang-none-jakarta-selatan-2023-ilmu-penanggulangan-bencana

JAKARTA SELATAN — Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa memberi pembekalan terkait penanggulangan bencana kepada ratusan peserta Abang dan None Jakarta Selatan 2023 di Kantor Walikota Jakarta Selatan pada Minggu (28/5/2023).

Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kasudin Parekraf) Kota Jakarta Selatan, Rus Suharto mengatakan, akan melakukan seleksi dari ratusan peserta yang mendaftar menjadi 15 pasang finalis saja.

“Dalam seleksi awal, mereka diberikan pembekalan, pengembangan wawasan dan melakukan praktik pantun. Nanti, akan disaring menjadi 15 pasang Finalis Abang None Jakarta Selatan,” ujar Rus Suharto dikutip dari Berita Jakarta.

Baca juga: Edukasi Siswa-Siswi Madrasah, Dompet Dhuafa Gelar Sosialisasi Madrasah Aman Bencana

Pada tahun ini, pemilihan Abang None Jakarta Selatan kembali memasukkan agenda kebidangan penanggulangan bencana maupun krisis kemanusiaan. Untuk itu, DMC Dompet Dhuafa berkesempatan mengenalkan dunia penanggulangan bencana kepada para finalis Abnon Jaksel 2023.

dmc-bekali-peserta-abang-none-jakarta-selatan-2023-ilmu-penanggulangan-bencana
Shofa Qudus selaku General Manager Disaster Risk Reduction DMC Dompet Dhuafa saat memberikan pembekalan kepada para peserta Abnon Jaksel 2023.
dmc-bekali-peserta-abang-none-jakarta-selatan-2023-ilmu-penanggulangan-bencana
Para peserta Abnon Jaksel 2023 menyimak dengan seksama pemaparan dari DMC Dompet Dhuafa terkait penanggulangan bencana.

“Insyaallah dari para semi-finalis yang telah masuk final, nantinya akan kita lanjutkan dengan memberikan pelatihan kebencanaan yang offline,” terang Shofa Qudus selaku General Manager Disaster Risk Reduction DMC Dompet Dhuafa.

Simran Ranadhia atau yang akrab disapa None Simi menuturkan bahwa penanggulangan bencana merupakan hal dan pengetahuan baru yang ia terima. Ia pun termotivasi untuk belajar lebih jauh tentang penanggulangan bencana hingga bisa mengamalkannya kepada masyarakat luas.

“Saya melihat bagaimana cara pertolongan pertama dan juga mengetahui (apa yang harus kita lakukan saat terjadi bencana), pertama apa yang kita lakukan saat berada di suatu tempat seperti di dalam gedung misalnya, kita harus mengetahui di mana jalur emergency untuk antisipasi (ketika terjadi suatu) bencana,” aku None Simi yang saat ini merupakan mahasiswi kedokteran salah satu PTN di Indonesia.

“Saya dapat ilmu baru dari presentasi (DMC Dompet Dhuafa) tadi. Karena itu, saya semakin termotivasi untuk mengetahui bagaimana cara untuk jadi seorang relawan (penanggulangan bencana),” lanjut None Simi.

Baca juga: Siap Siaga Bencana di Perkotaan, Dompet Dhuafa Latih Pengemudi Ojol Tangguh Hadapi Bencana

Peserta lainnya juga menuturkan hal serupa, Annas Farhad yang merupakan peserta dari perguruan tinggi lainnya mengetahui jerih payah dalam menjadi seorang relawan penanggulangan bencana.

“Banyak sekali ilmu yang didapat, salah satunya saya mengetahui apa yang disebut bencana dan bagaimana mitigasi bencana itu dilakukan serta bagaimana relawan bisa memikul (evakuasi) para korban-korban yang terdampak dari bencana tersebut,” pungkas Annas.

“Harapannya ilmu yang saya dapatkan tersebut bisa diimplementasikan di kehidupan sehari-hari dan dapat berguna di kehidupan yang akan datang,” sambung Annas.

dmc-bekali-peserta-abang-none-jakarta-selatan-2023-ilmu-penanggulangan-bencana
Shofa Qudus selaku General Manager Disaster Risk Reduction DMC Dompet Dhuafa saat memberikan pembekalan kepada para peserta Abnon Jaksel 2023.
dmc-bekali-peserta-abang-none-jakarta-selatan-2023-ilmu-penanggulangan-bencana
Para peserta Abnon Jaksel 2023 menyimak dengan seksama pemaparan dari DMC Dompet Dhuafa terkait penanggulangan bencana.

None Laras selaku Wakil Ketua Acara Pemilihan Abang dan None Jakarta Selatan 2023 menyebutkan bahwa pembekalan penanggulangan bencana ini sangat penting sebagai penunjang keterampilan yang dimiliki oleh para peserta. Pasalnya, dengan memiliki wawasan dan keterampilan dalam penanggulangan bencana, kita mampu berkontribusi terhadap lingkungan sekitarnya dan masyarakat.

Baca juga: Dompet Dhuafa Tumbuhkan Semangat Literasi Mitigasi Bencana Lewat Pesantren Kilat

“Hari ini ada tim dari DMC Dompet Dhuafa yang mengadakan pembekalan mengenai penanggulangan bencana. Kenapa pembekalan ini penting bagi peserta, karena kita tidak tahu situasi-situasi yang akan dihadapi (masyarakat) nantinya. Maka dari itu, kami berharap mereka bisa mengetahui bagaimana cara menanggulangi bencana jika (suatu waktu) terjadi di daerah sekitar mereka. Selain itu, harapan saya ke depannya mereka dapat mengimplementasikan (apa yang mereka pelajari ini) dan bermanfaat bagi lingkungannya,” ungkap Laras.

Dengan hadirnya pembekalan penanggulangan bencana ini mampu mendorong dan menciptakan agen atau relawan penanggulangan bencana di seluruh wilayah Jakarta dan sekitarnya. Dengan demikian mampu menekan risiko terdampak dari segala jenis bencana alam yang ada.

“Harapan kami dari para peserta Abang dan None Jakarta Selatan 2023 ini dapat lebih mengetahui dan lebih aware terhadap kebencanaan di wilayahnya masing-masing. Melalui pembekalan ini kami berharap akan lebih besar dan lebih banyak lagi aksi partisipasi masyarakat dalam penanggulangan kebencanaan di Indonesia,” tutup Shofa. (Dompet Dhuafa/DMC)