Ramadan Inklusif: LPM Dompet Dhuafa Buka Ruang bagi Disabilitas Mental untuk Bersinar

BOGOR — Pada Kamis (12/03/2026), Dompet Dhuafa melalui Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) menggelar kegiatan Semarak Ramadan LPM bertajuk “Ramadan Bersama Sahabat Disabilitas Mental”. Kegiatan yang dilaksanakan di Masjid Agung Kota Bogor ini diikuti oleh 120 peserta.

Semarak Ramadan LPM berlangsung meriah dengan hadirnya berbagai penampilan dari peserta dalam setiap perlombaan. Mulai dari lomba azan dan iqamah, hafalan surat pendek Al-Qur’an, kultum, cerdas cermat, hingga hafalan doa harian.

Adapun peserta merupakan disabilitas mental binaan dari 12 yayasan mitra LPM. Kegiatan ini juga menjadi momen untuk saling menjalin silaturahmi antar sahabat disabilitas mental dari berbagai yayasan.

Irene Dwi Wahyu, pendamping dari Rumah Sakit Jiwa Soeharto Heerdjan menyatakan bahwa kegiatan ini begitu berarti bagi disabilitas mental sebagai salah satu model terapi.

“Tentunya kegiatan ini sangat bermakna, karena di balik kegiatan ini juga merupakan terapi bagi pasien disabilitas mental. Dengan perlombaan seperti ini, bisa meningkatkan kepercayaan diri pasien, meningkatkan motivasi dan komunikasi maupun sosialisasi bagi pasien. Mereka juga lebih teredukasi tentang Ramadan dan berpuasa,” ujarnya antusias.

Baca juga: Di Ruang Pelatihan Institut Kemandirian, Para Disabilitas Belajar Berdiri di Atas Kaki Sendiri

Irene juga mengatakan, peserta sangat antusias untuk ikut serta dalam kegiatan tersebut. Meski sebagian besar di antara mereka berpuasa, sebab kesembuhan mereka telah mencapai 80 persen, namun antusias mereka tampak tak padam hingga kegiatan berakhir.

“Alhamdulillah pasien dampingan saya semuanya hampir berpuasa, karena memang gejala kekambuhannya sudah minim, tapi mereka sangat antusias. Pagi-pagi sudah siap-siap dan mereka tampak sangat have fun,” tambahnya.

Sementara itu, Tubagus Iim Nurrohim, Kepala Bagian Program Pembinaan Dhuafa LPM, menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi momentum yang baik dengan mengajak sahabat disabilitas mental untuk bersama-sama menyemarakkan Ramadan lewat kegiatan positif.

“Dalam kegiatan ini, kami mengajak sahabat disabilitas mental untuk saling unjuk bakat dalam momentum Ramadan. Kemudian lewat kegiatan ini juga, kami ingin menunjukkan kepada masyarakat umum bahwa disabilitas mental itu mampu melakukan kegiatan yang dilakukan orang pada umumnya,” ujarnya.

Baca juga: Dorong Kepercayaan Diri Disabilitas Mental, LPM Ajak Penyintas Terapi Rekreasi

Kegiatan diakhiri dengan pengumuman pemenang lomba serta pembagian hadiah bagi pemenang. Iim berharap, lewat kegiatan ini dapat semakin men-syiarkan kepada masyarakat luas untuk menepis stigma negatif tentang disabilitas mental serta meningkatkan kepercayaan diri mereka. Sehingga mereka pun bisa diterima dalam hidup bermasyarakat. (Dompet Dhuafa)

Teks dan foto: Shinta FN, ID Humanity
Penyunting: Dhika