Sambut Ramadan, Dompet Dhuafa Gelar Meugang Bersama Warga di Titik-Titik Pengungsian Banjir Aceh

ACEH — Bersama konsorsium organisasi pro Palestina yang tergabung dalam Global Peace Convoy Indonesia (GPCI), Dompet Dhuafa menggelar tradisi Meugang di Aceh Tamiang pada Selasa (17/02/2026). Meugang merupakan tradisi khas masyarakat Aceh di mana mereka menyembelih hewan ternak guna dikonsumsi bersama-sama dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan.

Tak tanggung-tanggung, sebanyak 50 ekor sapi disembelih. Sapi-sapi tersebut berasal dari lembaga-lembaga yang tergabung dalam GPCI. Para donatur mendonasikannya khusus untuk warga Aceh untuk menyambut Ramadan. Daging-daging tersebut kemudian disebarkan ke beberapa titik pengungsian untuk para penyintas bencana banjir bandang dan longsor yang terjadi pada akhir tahun 2025 di Aceh.

Herdiansah, Wakil Ketua Yayasan Dompet Dhuafa Republika, mengungkapkan bahwa Meugang merupakan bentuk kebersamaan warga dan wujud ketangguhan sekaligus harapan masyarakat agar mereka mampu melewati Bulan Suci Ramadan dengan khidmat.

“Meugang bukan sekadar tradisi makan daging, ia adalah simbol ketangguhan dan persaudaraan. Di ambang bulan mulia Ramadan, kami hadirkan Meugang sebagai momentum bagi para penyintas di Aceh untuk membasuh duka dan menjemput kebangkitan,” katanya seusai peluncuran Kampung GPCI dan Meugang, Selasa (17/02/2026).

Baca juga: Tiga Hari Jelang Ramadan, Para Penyintas di Aceh Tengah Masih Terisolir dan Listrik Padam

Baca juga: Dompet Dhuafa Silaturahmi ke Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Perkuat Transparansi dan Kolaborasi

Di lain sisi, Kepala Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa, Shofa Qudus, menyampaikan bahwa melalui gelaran Meugang ini Dompet Dhuafa mendistribusikan sapi ke beberapa titik, seperti Kabupaten Aceh Utara, Bireun, dan Aceh Tengah.

Beberapa di antaranya adalah Desa Ulee Reubek dan Desa Lhok Puuk (Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara), Desa Gunci (Kecamatan Sawang, Aceh Utara), Desa Bivak Krueng Simpo (Kecamatan Juli, Bireun), Desa Kapa (Kecamatan Peusangan, Bireun) dan Pondok Yatim Tahfizh Quran An-Nur (Kecamatan Leung Bata, Banda Aceh).

Semoga kolaborasi ini mampu menghantarkan semangat kepada penerima manfaat agar mereka bisa melalui bulan Ramadan dengan dengan tangguh dan hati yang besar. Selain itu, harapannya kebaikan ini juga mampu mengahangatkan perut saudara-saudara kita di tengan keterbatasan yang ada pascabencana banjir bandang. (Dompet Dhuafa)

Teks dan foto: DMC
Penyunting: Ronna